Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Bupati Jayapura Raih Penghargaan Harmoni Award Kementerian Agama, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Bupati Jayapura Raih Penghargaan Harmoni Award Kementerian Agama kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Bupati Jayapura Raih Penghargaan Harmoni Award Kementerian Agama mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menerima penghargaan bertajuk Harmoni Award dari Kementerian Agama Republik Indonesia karena dianggap berhasil menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Jayapura.
Penghargaan itu diberikan langsung Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin di sela-sela kegiatan Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama Tahun 2017 di Ballroom Krakatau Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (26/02/2017) kemarin.
Kabupaten Jayapura bersama enam kabupaten/kota lainnya di Indonesia berhasil menyabet Harmoni Award ini. Dalam sambutannya, Menag Lukman Hakim mengapresiasi setiap kepala daerah yang berhasil menciptakan suasana kondusif di wilayah pemerintahannya baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang turut serta melahirkan kerukunan antar umat beragama di Indonesia sesuai dengan visi misi Kementerian Agama,” ujar Lukman Hakim.
Ia menyampaikan daerah-daerah yang pemimpinnya mendapat penghargaan sudah merupakan hasil pengamatan tim penelitian dan pengembangan (litbang) Kementerian Agama dalam kurun waktu tertentu sehingga bukan merupakan penghargaan yang asal-asalan.
Khusus Kabupaten Jayapura, Menag Lukman Hakim menilai Bupati Mathius Awoitauw mampu menjaga suasana yang rukun dan damai meski pun di Kabupaten Jayapura masyarakat sangat majemuk tak cuma dari sisi agama, namun juga dari sisi budaya.
“Tim litbang kami menilai Kabupaten Jayapura sangat baik dalam menjaga Harmoni di wilayahnya dan kami berharap dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Ini juga merupakan suntikan motivasi bagi kabupaten-kabupaten lain di Papua dan Indonesia,” tambah Lukman.
Selain Kabupaten Jayapura, keenam daerah lain yang juga menerima penghargaan serupa yaitu Kabupaten Tabanan, Kabupaten Alor, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Banyuwangi, Kota Tomohon dan Kota Sungai Penuh.
Sedangkan di tingkat provinsi, tiga provinsi berhasil mendapatkan Harmoni Award yakni Provinsi Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau dan Papua.
Bupati Jayapura Raih Penghargaan Harmoni Award Kementerian Agama
0 Response to "Bupati Jayapura Raih Penghargaan Harmoni Award Kementerian Agama"
Post a Comment