Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kapolda Papua Minta PT Freeport Tidak Main PHK Karyawan, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kapolda Papua Minta PT Freeport Tidak Main PHK Karyawan kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kapolda Papua Minta PT Freeport Tidak Main PHK Karyawan mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Keputusan manajemen PT Freeport Indonesia yang merumahkan ratusan karyawannya menimbulkan situasi yang kurang kondusif serta menuntut adanya aksi demo damai oleh solidaritas karyawan PT Freeport terkait hal tersebut.
Terbaru Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan bahwa perusahaan asing milik Amerika Serikat tersebut janganlah semena-mena merumahkan para karyawan dengan alasan penghematan.
“Kalau memang ada penghematan dan lain-lain yang dilakukan perusahaan, itu tugas dan tanggung jawab perusahaan. Saya pikir, perusahaan juga tidak boleh semena-mena. Koordinasi secara baik ke pemerintah. Kalau sepihak, nanti terjemahannya macam-macam,” kata Kapolda dilansir Antara, Jumat (17/2).
Terlepas dari keputusan manajemen PT Freeport yang merumahkan ratusan karyawan dengan alasan penghematan, Kapolda Waterpauw juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan peningkatan keamanan di sejumlah ojek vital milik PT Freeport.
“Saya bersama Bapak Pangdam (Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian) telah mendapat laporan dari Kapolres Mimika, Dandim Mimika, Komandan Satgas Pengamanan PT Freeport dan Direktur PAM Obvit PT Freeport bahwa personel kita sudah menempati semua area di PT Freeport. Juga termasuk di dalamnya yaitu petugas pengamanan internal perusahaan,” terang Kapolda.
Waterpauw lebih lanjut mengakui bahwa dengan belum terbitnya izin ekspor konsentrat, produksi bawah tanah PT Freeport harus dihentikan dan hal ini sangat berdampak bagi mereka yang berada di wilayah tersebut.
“Dampak yang ditimbulkan akibat penghentian produksi PT Freeport sangat besar tidak saja bagi karyawan, tapi juga mereka-mereka yang selama ini memanfaatkan pembuangan tailing di sepanjang aliran Kali Kabur (Sungai Aijkwa). Belum lagi kelompok-kelompok lain yang selama ini bergantung pada suplai dana PT Freeport,” jelas Paulus.
Kapolda Papua Minta PT Freeport Tidak Main PHK Karyawan
0 Response to "Kapolda Papua Minta PT Freeport Tidak Main PHK Karyawan"
Post a Comment