Liput Kegiatan Pilkada di Entrop, Reporter RRI Diusir dan Diancam Akan Dibunuh

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Liput Kegiatan Pilkada di Entrop, Reporter RRI Diusir dan Diancam Akan Dibunuh, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Liput Kegiatan Pilkada di Entrop, Reporter RRI Diusir dan Diancam Akan Dibunuh kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Liput Kegiatan Pilkada di Entrop, Reporter RRI Diusir dan Diancam Akan Dibunuh mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Hal yang tidak diinginkan kembali mewarnai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Jayapura yang diawarnai dengan pengusiran serta ancaman pembunuhan oleh masyarakat di TPS 30 Kompleks Hanyaan Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua kepada seorang reporter Radio Republik Indonesia (RRI) bernama Lina.


“Benar, saya diintimidasi dan diusir dari TPS 30 Entrop, bahkan diancam akan dibunuh bila tidak segera pergi dari lokasi,” kata Lina saat dikonfirmasi mengenai kejadian yang dialaminya, Rabu (15/2).


Merasa dirinya tidak mendapatkan rasa aman yang cukup, Lina pun akhirnya memilih untuk meninggalkan lokasi TPS 30 tersebut.


“Saya pergi ke parkiran motor terus diikuti dan diancam,” katanya.


Terkait kronologi pengusiran dan ancaman pembunuhan kepada dirinya Lina belum mengetahui secara detil.


Hanya saja, dari informasi yang dihimpun, TPS 30 tempat ia meliput membolehkan warga mencoblos hanya dengan menggunakan KTP tanpa surat undangan.


“Begitu sampai di TPS, saya langsung minta kesediaan ketua KPPS untuk live report. Setelah wawancara, ada pria menghampiri dan tanya Ibu dari RRI, lalu saya jawab ya, langsung dia teriak dengan nada marah, sambil mengusir dari lokasi,” kata Lina.





Liput Kegiatan Pilkada di Entrop, Reporter RRI Diusir dan Diancam Akan Dibunuh

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Liput Kegiatan Pilkada di Entrop, Reporter RRI Diusir dan Diancam Akan Dibunuh"

Post a Comment