Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Polda Papua Turunkan Seribu Personil TNI/Polri Amankan PT Freeport, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Polda Papua Turunkan Seribu Personil TNI/Polri Amankan PT Freeport kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Polda Papua Turunkan Seribu Personil TNI/Polri Amankan PT Freeport mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Sebanyak 300 karyawan PT Freeport yang dirumahkan membawa dampak keamanan yang kurang baik bagi perusahaan asing yang telah beroperasi hampir 50 tahun di Tanah Papua tersebut.
Kepolisian Daerah (Polda) Papua terbaru mengirimkan seribu personil gabungan TNI/Polri untuk melakukan upaya pengamanan terhadap objek vital PT Freeport seperti pabrik pengolahan di Mil 74 Tembagapura, Pelabuhan Portsite Amamapare, Kota Tembagapura, Bandara Mozes Kilangin Timika dan fasilitas lainnya.
“Sekarang ini kami baru melakukan pengamanan dengan melibatkan personel TNI dan Polri yang ada di Mimika dengan jumlah sekitar 1.000 orang. Satuan Tugas Pengamanan Obyek Vital (Satgas Obvitnas) juga sudah berada di posisinya masing-masing,” kata Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon dilansir Antara, Kamis (16/2).
PT Freeport Indonesia sendiri baru-baru ini merumahkan 300 karyawan yang merupakan dampak dari belum terbitnya izin ekspor konsentrat bagi perusahaan Amerika Serikat itu.
Karyawan yang dirumahkan diprioritaskan kepada tenaga kerja asing (expatriat), karyawan senior dan karyawan yang sakit-sakitan.
Polda Papua Turunkan Seribu Personil TNI/Polri Amankan PT Freeport
0 Response to "Polda Papua Turunkan Seribu Personil TNI/Polri Amankan PT Freeport"
Post a Comment