Selama Ini Penerbangan di Pedalam Papua Banyak yang Tidak Sesuai Standar

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Selama Ini Penerbangan di Pedalam Papua Banyak yang Tidak Sesuai Standar, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Selama Ini Penerbangan di Pedalam Papua Banyak yang Tidak Sesuai Standar kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Selama Ini Penerbangan di Pedalam Papua Banyak yang Tidak Sesuai Standar mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengakui bahwa pengoperasian pesawat di pedalaman Papua selama ini banyak yang tidak memenuhi standar.


Pemilik maskapai penerbangan Susi Air tersebut juga mengakui bahwa penerbangan di Papua hanya mengandalkan teknik visual untuk melakukan pendaratan yang berdasarkan pandangan pilot pesawat dengan petugas bandara.


“Jadi dengan Pak Menhub saya selalu berbicara soal safety dan di Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara ini regulasinya,” tutur Susi dilansir detik.com, Senin (6/2).


Pada kesempatan yang sama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya melalui Direktur Jenderal Kementerian Perhubungan telah mengalokasikan setidaknya 5 bandara di Tanah Papua untuk segera dipasang Air Traffic Control (ATC).


Salah satunya akan difokuskan di bandara yang berlokasi di wilayah Puncak Jaya.


“Dirjen udara sudah mengalokasikan 5 bandara dan Airnav Indonesia akan menyiapkan ATC sehingga penerbangan tidak lagi dengan visual,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Senin (6/2).


Pemerintah via Kementerian Perhubungan rencanannya akan menyelesaikan semua proyek tersebut pada tahun 2018 untuk segera digunakan demi keselamatan bersama.


“Saya harapkan selesai semua, Insya Allah tidak terjadi kecelakaan di Papua, karena keselamatan udara paling terdepan,” kata Budi.





Selama Ini Penerbangan di Pedalam Papua Banyak yang Tidak Sesuai Standar

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Selama Ini Penerbangan di Pedalam Papua Banyak yang Tidak Sesuai Standar"

Post a Comment