Tiga Maskapai Asing Buka Rute Tembus Danau Toba

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Tiga Maskapai Asing Buka Rute Tembus Danau Toba, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Tiga Maskapai Asing Buka Rute Tembus Danau Toba kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Tiga Maskapai Asing Buka Rute Tembus Danau Toba mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


BeritaSimalungun.com, Medan-Tiga maskapai penerbangan asing akan mendarati Bandar Udara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Bandara itu diproyeksikan menjadi pendukung utama pengembangan pariwisata Danau Toba yang sudah ditetapkan menjadi destinasi wisata baru mengejar target 20 juta wisatawan asing masuk ke Indonesia.

Ketiga maskapai asing itu, kata Direktur Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba Arie Prasetyo, adalah Tiger Air dan Silk Air dari Singapura, serta AirAsia. "Khusus untuk AirAsia, pemilik maskapai tersebut, Tony Fernandes, sudah bertemu dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya," kata Arie kepada Tempo, Kamis, 9 Februari 2017.

Ketiga penerbangan internasional itu, ujar Arie, akan menambah daftar maskapai yang sudah mendarat di Silangit, yakni Sriwijaya Air dengan tipe Boeing 737-500 dan Garuda tipe Bombardier.

"Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba akan banyak terbantu dengan masuknya tiga maskapai asing itu. Target 1 juta wisatawan mancanegara masuk ke Danau Toba pada 2019 bukan hal sulit lagi," katanya.

Saat ini Bandara Silangit tengah dibenahi. Ditargetkan pada September 2017, panjang landasan pacu menjadi 2.650 meter. "Menunggu landasan pacu diperpanjang. Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba sudah melakukan pertemuan dengan Singapore Tourisme Board. Hasilnya Tiger Air dan Silk Air dijanjikan mendarat di Silangit," kata Arie.

Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba akan mengelola 600 hektare lahan di dekat Bandara Sibisa, Toba Samosir. Badan tersebut telah menyiapkan skenario pengelolaan lahan dengan cara sewa 30 hingga 80 tahun. 

Sejumlah investor mancanegara, menurut Arie, berjanji membangun hotel di lahan yang dikelola Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba. "Pada 8 Maret 2017, kami akan melakukan pertemuan bisnis dengan Singapura," ujarnya.(*)


Sumber: Tempo.co.id





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tiga Maskapai Asing Buka Rute Tembus Danau Toba"

Post a Comment