Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Tunggakan Listrik di PLN Area Biak Tembus 6 Miliar, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Tunggakan Listrik di PLN Area Biak Tembus 6 Miliar kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Tunggakan Listrik di PLN Area Biak Tembus 6 Miliar mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjalankan kewajiban membayar, tunggakan listrik di PLN Area Biak tercatat mencapai angka Rp. 6 miliar per Januari 2017.
Tunggakan ini tak hanya dilakukan oleh masyarakat biasa, namun juga dilakukan sejumlah kantor pemda yang berada di lima kabupaten yang dilayani PLN Area Biak.
Manajer PLN Area Biak, Yusak Mambor menyampaikan hingga saat ini belum terjadi penurunan signifikan pada tunggakan listrik di wilayahnya. Hal ini diakui karena minimnya kesadaran masyarakat dalam melunasi pemakaian listrik.
“Untuk pelanggan di Biak Kota saja kisaran 700 juta, belum pelanggan di daerah lain. Kalau pemda Biak 400 juta, Supiori 400 juta, Yapen dan Waropen antara 500-600 juta,” ungkapnya, Kamis (16/02/2017) kemarin.
Yusak menambahkan selama ini banyak pelanggan yang sengaja tidak membayar kewajiban sehingga hal ini cukup menyulitkan operasional PLN Area Biak. Walau pun begitu, ia mengapresiasi setiap pelanggan yang tak pernah menunggak dengan rutin datang membayar listrik.
“Syukur kalau masyarakat punya kesadaran, karena selama ini yang datang membayar memang mereka yang rajin. Kalau yang nunggak ya orang-orang itu saja,” paparnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat dan pemda di Area Biak yang menjadi pelanggan PLN agar mengingat kewajiban dengan membayar tagihan listrik setiap bulan. “Kalau listrik mati PLN selalu “dihajar”, tapi giliran sudah nyala susah mau bayar,” katanya lagi.
Saat ini ada kurang lebih 56.229 pelanggan di PLN Area Biak. Seluruh pelanggan ini tersebar di lima kabupaten masing-masing Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Mamberamo Raya.
Tunggakan Listrik di PLN Area Biak Tembus 6 Miliar
0 Response to "Tunggakan Listrik di PLN Area Biak Tembus 6 Miliar"
Post a Comment