Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Wartawan Jayapura Turun Ke Jalan Suarakan Kebebasan Pers Di Papua, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Wartawan Jayapura Turun Ke Jalan Suarakan Kebebasan Pers Di Papua kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Wartawan Jayapura Turun Ke Jalan Suarakan Kebebasan Pers Di Papua mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Sekitar 20-an wartawan di Kota Jayapura turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi tentang kebebasan pers di Tanah Papua, Kamis (09/02/2017) pagi.
Dalam aksi yang dipusatkan di sekitaran Lampu Merah Abepura ini, para awak media tersebut membawa sejumlah aspirasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat.
Pantauan HarianPapua.com, aksi wartawan Kota Jayapura dimulai sekitar pukul 10.05 WIT dan berlangsung satu jam hingga pukul 11.00. Setelahnya para awak media yang terdiri dari media cetak dan elektronik ini langsung memmbubarkan diri.
Beberapa tuntutan yang dibawa dalam aksi ini yaitu para wartawan menginginkan agar benar-benar terjadi kebebasan pers di Papua. Selama ini wartawan di Jayapura kerap mendapat intimidasi ketika hendak mengangkat berita-berita yang sifatnya sensitif, misal pelanggaran HAM dan kasus korupsi.
Tak hanya itu masyarakat juga diminta untuk sadar akan keberadaan pers di Jayapura agar dapat bersama-sama membangun Papua lewat penyampaian informasi yang berimbang.
Keberadaan pers dinilai sangat penting dalam mengontrol jalannya pemerintahan di Papua yang bersih, amanah dan berpihak pada rakyat.
Di kesempatan itu juga, para wartawan Jayapura mengajak masyarakat untuk memerangi berita-berita Hoax (palsu) yang belakangan sering meresahkan di sosial media.
Aksi kali ini merupakan bagian dari cara memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh hari ini 9 Februari 2017.
Wartawan Jayapura Turun Ke Jalan Suarakan Kebebasan Pers Di Papua
0 Response to "Wartawan Jayapura Turun Ke Jalan Suarakan Kebebasan Pers Di Papua"
Post a Comment