Jokowi Bicara Puskesmas

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Jokowi Bicara Puskesmas, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Jokowi Bicara Puskesmas kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Jokowi Bicara Puskesmas mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


BeritaSimalungun.com-Di tengah masyarakat yang sehat, Puskesmas dan rumah sakit akan terlihat sepi, bukan malah ramai mengantri.


Kenapa saya berkunjung ke daerah untuk pemberian makanan tambahan ke ibu hamil dan balita? 

Karena saya ingin memberikan pesan bahwa gizi itu diperlukan sejak dalam kandungan. Ini sejenis investasi jangka panjang terbaik, karena Indonesia memerlukan sumber daya manusia yang sehat. 

Saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2017 siang tadi, saya kembali meminta para petugas kesehatan untuk aktif mendatangi masyarakat dan memberikan penyuluhan. 

Sebagai negara dengan penghasilan menengah, tidak sepantasnya -- dan memalukan -- jika masih ada anak-anak yang kekurangan gizi. Ini harus diselesaikan. Ada satu hingga tiga anak kurang gizi di sebuah daerah pun harus secepatnya diselesaikan, apalagi lebih dari itu.

Ajaklah masyarakat untuk membiasakan diri berpola hidup sehat: makannya, olahraga, lingkungan sanitasi, atau air bersih.

Persoalan lain seperti penyebaran penyakit endemik dan angka kematian ibu yang masih tinggi juga harus secepatnya diselesaikan. Ini bila ingin menjadi yang terdepan sebagaimana visi Indonesia Emas 2045. Tapi kalau ini masih terjadi, lupakan mimpi itu!

Sebagai catatan, hari ini pemerintah meluncurkan program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) dan pembangunan 124 Puskesmas di perbatasan. Semua demi upaya pemerataan dengan fokus kesehatan masyarakat. (FB-Presiden Joko Widodo). Foto: Agus Suparto

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jokowi Bicara Puskesmas"

Post a Comment