Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Legenda Meninggal Dunia, Persipura Kembali Berduka, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Legenda Meninggal Dunia, Persipura Kembali Berduka kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Legenda Meninggal Dunia, Persipura Kembali Berduka mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Skuat kebanggaan masyarakat Papua, Persipura Jayapura kembali berduka setelah salah satu legenda terbaik, Hengky Heipon, dikabarkan meninggal dunia setelah berjuang keras melawan sakit yang dideritanya.
Pemaion yang brhasil membawa Persipura Jayapura menjadi juara di kompetisi Piala Presiden Soeharto pada tahun 1976 tersebut meninggal di usia 71 tahun pada hari Sabtu (11/3) sore.
https://twitter.com/PERSIPURA_/status/840792882176962560
Selama membela panji Persipura Jayapura, Hengky pernah dipercayakan memegang ban kapten skuat Mutiara Hitam pada periode 1968 hingga 1977.
Hengky yang juga pernah menjadi bagian Timnas Indonesia tersebut dikebnal sebagai salah satu pemain tengah terbaik pada era-nya dengan gaya bermain yang cerdas dan lugas.
Tidak hanya berhenti sebagai pemain. Hengky pun pernah merasakan pahit manisnya dunia kepelatihan.
Sebagai pelatih, Hengky sempat mengenyam kursus kepelatihan di Jerman Barat yang pada era 70-an menjadi kiblat sepakbola dunia. Bekal ini kemudian ia tularkan saat membesut Persipura Jayapura, Perseru Serui, dan PSSI Sea Games Perserikatan pada tahun 1980-an.
Legenda Meninggal Dunia, Persipura Kembali Berduka
0 Response to "Legenda Meninggal Dunia, Persipura Kembali Berduka"
Post a Comment