Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Lelucon Menteri ESDM Tentang Jaringan Listrik di Papua, Buaya dan Burung Beo, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Lelucon Menteri ESDM Tentang Jaringan Listrik di Papua, Buaya dan Burung Beo kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Lelucon Menteri ESDM Tentang Jaringan Listrik di Papua, Buaya dan Burung Beo mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Susahnya membangun jaringan listrik dari pesisir menuju pegunungan Papua seperti Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Yahukimo tak terbantahkan lagi.
Pembangunan jaringan listrik dari pesisir menuju pegunungan Papua memang harus melalui sungai, hutan, rawa-rawa dan gunung-gunung yang menjulang tinggi serta memiliki jarak yang tentunya tidak dekat.
Menanggapi hal tersebut, Menteri ESDM Ignasius Jonan memberikan guyonan antara jaringan listrik, buaya di rawa-rawa dan burung beo di udara.
Jonan menilai bahwa sangatlah tidak ekonomis membangun jaringan listrik dengan jarak ribuan kilometer melewati daerah yang susah namun tidak terdapat pelanggan listrik disana.
Sehingga mantan menteri perhubungan tersebut menilai bahwa pembangunan jaringan lokal (off grid) lebih efisien dibandingkan pembangunan jaringan beribu-ribu kilometer dan tidak efisien.
“Kalau kita sambung kabel sampai ke Puncak Jaya, Yahukimo, itu yang dilewatin gunung-gunung, rawa, sungai-sungai ribuan kilometer, berapa biayanya? Memangnya buaya langganan listrik? Mungkin kalau burung beo langganan listrik,” kata Jonan.
Lelucon Menteri ESDM Tentang Jaringan Listrik di Papua, Buaya dan Burung Beo
0 Response to "Lelucon Menteri ESDM Tentang Jaringan Listrik di Papua, Buaya dan Burung Beo"
Post a Comment