Lukas Enembe Sebut Polisi Papua Tidak Netral di Pilkada, Kapolda Naik Darah

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Lukas Enembe Sebut Polisi Papua Tidak Netral di Pilkada, Kapolda Naik Darah, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Lukas Enembe Sebut Polisi Papua Tidak Netral di Pilkada, Kapolda Naik Darah kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Lukas Enembe Sebut Polisi Papua Tidak Netral di Pilkada, Kapolda Naik Darah mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Pernyataan Gubernur Papua Lukas Enembe yang menyebutkan bahwa pihak Kepolisian Daerah (Polda) Papua tidak bersikap netral pada momen Pilkada Serentak 2017 memancing amarah Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw.


“Pernyataan Pak Gubernur itu sangat subjektif, tidak mendasar dan tidak layak disampaikan ke media,” kata Kepala bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Kombes Pol AM Kamal dilansir Antara, Selasa (15/3).


Seperti diketahui dalam ‘running text’ salah satu tv nasional terdapat permintaan Lukas Enembe yang mengarah kepada presiden Joko Widodo dan Kapolri untuk menarik Irjen Pol Waterpauw sebagai Kapolda Papua karena dinilai tidak bekerjasama dalam pesta demokrasi di Papua dengan baik.


“Polisi di Papua sudah sangat netral. Polri sadar dalam pelaksanaan tugasnya harus tegak lurus, maka bagi yang merasa berurusan sama hukum, sudah pasti akan merasa tidak nyaman,” katanya.


“Kapolda Papua Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw sejak awal telah memerintahkan seluruh pejabat utama membantu polres-polres yang melaksanakan pilkada dengan harapan untuk menekan persoalan-persoalan yang akan mengganggu terjadinya ganggua kamtibmas. Pelanggaran dan tindak pidana yang terjadi ini karena para calon tidak siap untuk menerima kekalahan maka terjadi pelanggaran pemilu dan terjadinya PSU yang diputuskan oleh penyelenggara,” sambungnya.





Lukas Enembe Sebut Polisi Papua Tidak Netral di Pilkada, Kapolda Naik Darah

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lukas Enembe Sebut Polisi Papua Tidak Netral di Pilkada, Kapolda Naik Darah"

Post a Comment