Menteri Kemaritiman Panggil Dubes Inggris Terkait Terumbu Karang Raja Ampat

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Menteri Kemaritiman Panggil Dubes Inggris Terkait Terumbu Karang Raja Ampat, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Menteri Kemaritiman Panggil Dubes Inggris Terkait Terumbu Karang Raja Ampat kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Menteri Kemaritiman Panggil Dubes Inggris Terkait Terumbu Karang Raja Ampat mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan hari ini memanggil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, untuk membahas kerusakan terumbu karang di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, yang disebabkan oleh MV Caledonian Sky pada tanggal 4 Maret 2017 lalu.


“Besok (hari ini), Dubesnya saya panggil,” kata Luhut, Rabu (15/3).


Menurut Luhut, pemerintah Inggris memberikan sanksi yang tegas terhadap para pelaut atau kapten kapal asal negeri Ratu Elizabeth tersebut jika kedapatan melakukan kerusakan laut dimanapun saja mereka berada.


Oleh karena itu Luhut menegaskan bahwa pihaknya segera mengirimkan tim menuju Raja Ampat untuk mengkaji besarnya kerusakan yang disebabkan oleh kapal pesiar berbobot 4.200 GT dan panjang 90 meter itu.


“Kami besok akan kirim tim ke sana, tapi kementerian lain yang terkait juga sudah. Kami ingin tahu,” katanya.


Sebelumnya diberitakan MV Caledonian Sky yang membawa ratusan wisatawan dan 79 kru kapal termasuk kapten menghantam 1.600 m2 terumbu karang tercantik di dunia yang terletak di Pulau Kri, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.





Menteri Kemaritiman Panggil Dubes Inggris Terkait Terumbu Karang Raja Ampat

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menteri Kemaritiman Panggil Dubes Inggris Terkait Terumbu Karang Raja Ampat"

Post a Comment