Pasien Penyakit Rabies Kabur dari Rumah Sakit

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pasien Penyakit Rabies Kabur dari Rumah Sakit, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pasien Penyakit Rabies Kabur dari Rumah Sakit kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pasien Penyakit Rabies Kabur dari Rumah Sakit mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


BeritaSimalungun.com-Kepanikan terjadi RS Tuan Rondahaim Saragih saat Sudiman Saragih Garingging (70) pasien yang positif penyakit rabies meronta-ronta dan sempat berhasil kabur. Ia juga melukai dirinya dengan cara memecahkan jendela kamar ruang perawatan.

Melihat aksi Sudiman, pasien lain berikut perawat yang bertugas di rumah sakit milik Pemkab Simalungun itu, ketakutan. Sebab ketika tiba di rumah sakit, Kamis (16/3/2017) sekitar 10.30 WIB, Sudiman terus meronta-ronta dan berulang-ulang melolong.

Memang, sejak diisolasi keluarga dan warga Dusun Rambung, Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya, Simalungun, sehari sebelumnya, Sudiman yang sempat melolong dan mengamuk karena terjangkit rabies stadium akhir, dibawa tim dari Dinas Kesehatan Simalungun ke RS Tuan Rondahaim.

Tibanya di kediaman Sudiman, petugas Dinkes sempat tidak diizinkan keluarga membawa pria yang belum menikah itu. Alasannya, keluarga takut terbeban biaya perobatan. 

Namun Kepala Seksi Pencegahan Penanganan Penyakit Menular, Gimrood Sinaga, menerangkan tidak ada pungutan biaya. Setelah mendapat penjelasan, keluarga pun memperbolehkan Sudiman dibawa ke rumah sakit.

Sementara korban yang mengetahui kedatangan tim medis, menolak untuk dibawa. Meski sudah dibujuk berulangkali, Sudiman tetap saja enggan bergerak dari dalam rumah. Terakhir, petugas yang sudah meminta izin keluarga melakukan upaya paksa. (MSC)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pasien Penyakit Rabies Kabur dari Rumah Sakit"

Post a Comment