Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pernyataan Gubernur Tentang Kapolda Papua Ada Muatan Politik?, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pernyataan Gubernur Tentang Kapolda Papua Ada Muatan Politik? kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pernyataan Gubernur Tentang Kapolda Papua Ada Muatan Politik? mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Pasca permintaan Gubernur Papua Lukas Enembe kepada Presiden dan Kapolri agar Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw ‘dicopot’, sejumlah pihak mempertanyakan maksud di balik pernyataan itu.
Gubernur menyampaikan agar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Jayapura tidak perlu dilakukan karena terkendala biaya. KPU membutuhkan sedikitnya 5 miliar untuk melakukan PSU di 17 distrik yang direkomendasikan Bawaslu Kabupaten Jayapura.
Alasan lain karena PSU dianggap tidak akan menyelesaikan masalah yang ada karena masyarakat sudah menyampaikan hak konstitusionalnya dalam Pilkada Serentak lalu.
Dengan meminta PSU tidak perlu dilakukan, Gubernur menganggap itu hal yang dapat mendinginkan suasana di Kabupaten Jayapura dan kabupaten lain yang bermasalah.
Namun siapa yang tahu niat di balik pernyataan tersebut. Mathius Awoitauw yang unggul telak di kabupaten Jayapura dalam tahapan Pilkada lalu juga didukung Partai Demokrat, partai dari Lukas Enembe.
Apa mungkin pernyataan ‘menolak’ PSU murni demi keamanan masyarakat Papua khususnya Kabupaten Jayapura, atau demi mengamankan kemenangan paslon yang didukung partainya? Tidak ada yang tahu.
Pernyataan Gubernur Tentang Kapolda Papua Ada Muatan Politik?
0 Response to "Pernyataan Gubernur Tentang Kapolda Papua Ada Muatan Politik?"
Post a Comment