Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pesawat Tergelincir di Kabupaten Nduga, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pesawat Tergelincir di Kabupaten Nduga kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pesawat Tergelincir di Kabupaten Nduga mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Pesawat grand caravan dengan kode penerbangan PK DLY milik PT Alda Trans Papua (ATP) tergelicir di Lapangan Terbang Kenyam, Kabupaten Nduga, Senin (13/03/2017) siang.
Menurut informasi yang dihimpun pesawat ini tergelincir pukul 12.15 WIT setelah melakukan penerbangan dari Timika. Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Reba mengatakan pesawat tergelincir karena mengalami pecah ban sebelah kiri.
“Akibat pecah ban pesawat keluar jalur landasan di bagian kiri. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut,” ujarnya kepada Antara.
Ia mengatakan meski pesawat tergelincir, badan pesawat tidak mengalami kerusakan sehingga seluruh penumpang dan barang-barang yang dibawa mudah untuk dievakuasi.
Yan juga menambahkan dugaan sementara pihak kepolisian kejadian ini karena kondisi landasan bandara yang belum diaspal. Sedangkan badan pesawat berhasil dievakuasi beberapa saat setelah kejadian.
Pesawat membawa lima penumpang masing-masing Amalia, Repu, Rumus, Elius dan Putra. Pesawat berangkat dari Bandara Mozes Kilangin Timika pukul 11.30 dan tiba di Nduga jam 12.15.
Total berat angkutan yang dibawa pesawat mencapai 1000 kilogram.
Pesawat Tergelincir di Kabupaten Nduga
0 Response to "Pesawat Tergelincir di Kabupaten Nduga"
Post a Comment