Ratusan Karyawan Freeport Datang dan Berdemo di Jakarta

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Ratusan Karyawan Freeport Datang dan Berdemo di Jakarta, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Ratusan Karyawan Freeport Datang dan Berdemo di Jakarta kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Ratusan Karyawan Freeport Datang dan Berdemo di Jakarta mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Kurang lebih sekitar 200-an karyawan PT Freeport Indonesia rela terbang jauh-jauh dari Timika ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasinya kepada Pemerintah Pusat. Rombongan karyawan ini berdemo di depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (07/03/2017) pagi.


Dalam aksi di Jakarta, para karyawan meminta kepada Pemerintah Pusat agar tidak memaksakan Freeport untuk menerima Ijin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sebagai pengganti Kontrak Karya (KK). Alasannya selama ini karyawan Freeport sudah ikut andil menyumbangkan pemasukan negara lewat pajak, namun kini sebagian dari mereka justru dirumahkan karena kebijakan Pemerintah.


“Selama ini kami sudah turut berkontribusi untuk negara. Jadi pemerintah jangan bicara kepentingan negara namun tidak pikirkan nasib masyarakat yang bekerja di Freeport,” ujar Maikel Adi, koordinator aksi.


Ia menjelaskan karyawan yang datang merupakan karyawan yang masih bekerja di Freeport dan aksi ini juga bagian dari solidaritas kepada rekan-rekannya yang sudah dirumahkan. Pemaksaan KK menjadi IUPK menurutnya hanya akan menambah korban PHK karyawan lainnya.


Aksi karyawan Freeport ini dimulai jam 09.00 pagi WIB dengan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian. Sementara itu pintu masuk menuju halaman kantor Kementerian ESDM dijaga ketat sejumlah petugas.



Freeport dalam informasi yang dihimpun telah merumahkan lebih dari 1000 karyawan akibat tidak terbitnya ijin ekspor konsentrat yang diproduksi di Tambang Grasberg. Ijin ini sudah dicabut pemerintah per tanggal 11 Januari 2017.


Pemerintah menawarkan ekspor tetap berjalan jika Freeport mau merubah KK menjadi IUPK, yang di dalamnya terdapat ketentuan divestasi saham Freeport sebesar 51 persen untuk Pemerintah.





Ratusan Karyawan Freeport Datang dan Berdemo di Jakarta

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ratusan Karyawan Freeport Datang dan Berdemo di Jakarta"

Post a Comment