Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Sejarah Hari Ini, 12 Tahun Perjalanan Boaz Solossa Bersama Mutiara Hitam, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Sejarah Hari Ini, 12 Tahun Perjalanan Boaz Solossa Bersama Mutiara Hitam kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Sejarah Hari Ini, 12 Tahun Perjalanan Boaz Solossa Bersama Mutiara Hitam mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Siapa sih yang tak mengenal nama seorang Boaz Theofilius Erwin Salossa yang kemudian lebih populer dengan nama Boaz Solossa dan menjadi seorang predator berdarah dingin di jantung pertahanan para lawan-lawan Persipura Jayapura?
Setiap insan sepakbola tanah air pasti mengenal sosok pria yang lahir di Sorong, Provinsi Papua Barat, 16 Maret 1986 tersebut.
Sejak melakukan debutnya bersama skuat senior Mutiara Hitam pada tanggal 5 Maret 2005 silam, Boaz berubah menjadi salah satu penyerang mematikan yang selalu mengobrak-abrik sektor pertahanan setiap lawan tanding Persipura Jayapura di berbagai kompetisi.
Indonesia, bahkan tim-tim sepakbola di kancah asia pun pernah merasakan kuatnya seorang Boaz Solossa yang ditopang dengan permainan tiki-taka ala skuat Persipura Jayapura.
Berbagai gelar pun telah dirasakan oleh Boaz Solossa dalam 12 tahun perjalanan karir sepakbola bersama skuat Mutiara Hitam dimana dirinya pernah menjadi pemain terbaik ISL pada musim 2008-2009, 2009-2010, dan 2012-2013 serta mempersembahkan tiga trofi juara ISL bagi Persipura pada 2009, 2011, dan 2013.
Koleksi gelar individu dan tim yang telah disebutkan diatas pun hanya beberapa contoh dari hebatnya 12 tahun (5 Maret 2005 – 15 Maret 2017) Boaz Solossa berseragam merah-hitam.
Namun dengan penuh kerendahan hati, Boaz Solossa selalu berucap bahwa semua kemampuannya itu ditopang oleh rekan-rekan yang hebat dan Tuhan yang selalu menjadi bagian terpenting dalam hidup dan perjalanan karirnya.
Sejarah Hari Ini, 12 Tahun Perjalanan Boaz Solossa Bersama Mutiara Hitam
0 Response to "Sejarah Hari Ini, 12 Tahun Perjalanan Boaz Solossa Bersama Mutiara Hitam"
Post a Comment