Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Sering Bolos, Dua Kepala Sekolah Di Merauke Dicopot, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Sering Bolos, Dua Kepala Sekolah Di Merauke Dicopot kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Sering Bolos, Dua Kepala Sekolah Di Merauke Dicopot mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Akibat sering meninggalkan tempat tugas tanpa pemberitahuan, dua kepala sekolah di Kabupaten Merauke dicopot dari jabatannnya oleh Dinas Pendidikan setempat.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Felix Liem Gebze, Selasa (28/02/2017) kemarin. Ia menjelaskan para kepala sekolah ini sudah seringkali ditegur namun tak pernah ada perubahan.
“Dua kepala sekolah kita berhentikan karena sudah lakukan pendekatan, kita imbau berulang kali tetapi tidak mau dengar ya, resiko tanggung sendiri,” kata Felix kepada Antara.
Ia menambahkan, kedua kepala sekolah yang dicopot ini masih tetap bisa mengajar namun sebagai guru biasa dan posisinya dalam waktu dekat akan disiapkan pengganti. “Ini untuk memberikan efek jera bagi kepala sekolah yang mangkir dari tugas,” tegasnya.
Ketika disinggung mengenai alasan kedua kepala sekolah ini sering mangkir, Felix mengakui kendala teknis sering dijadikan alasan untuk tidak mengajar seperti jarak sekolah yang cukup jauh dari pusat kota.
Padahal, kata dia, Pemda sudah menyediakan akomodasi berupa kendaraan darat maupun laut seperti speedboat untuk memudahkan kedua kepala sekolah ini. “Sehingga kalau ada yang komentar soal biaya transportasi mahal, itu tidaklah benar. Itu hanya alasan untuk membela diri,” pungkasnya.
Sering Bolos, Dua Kepala Sekolah Di Merauke Dicopot
0 Response to "Sering Bolos, Dua Kepala Sekolah Di Merauke Dicopot"
Post a Comment