Jantung Kota Purwodadi Tergenang Banjir Hanya 3 Jam

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Jantung Kota Purwodadi Tergenang Banjir Hanya 3 Jam, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Jantung Kota Purwodadi Tergenang Banjir Hanya 3 Jam kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Jantung Kota Purwodadi Tergenang Banjir Hanya 3 Jam mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Saluran Air Mampet
Menyebkan Banjir
Grobogan Metro Realita Cyber
Jalan Hayam Wuruk Banaran ,Pendopo Purwodadi,terendam banjir hanya 3 jam.
"Beruntung banjir yang menggenang di ruas jalan Hayam Wuruk kampung Banaran gang 2 dan gang III hanya 3 jam saja,hal ini
disebabkan karena got mampet tak pernah dibersihkan,di titik saluran air kampung Banaran Got sudah penuh sampah karena saluran tersebut tak ditutup." Ungkap Sudirman(42)warga Kampung Banaran Gang 3.

Air banjir yang cepat surut ini karena sungai lusi keadaan surut dan drainase yang tersumbat oleh sampah sehingga air hujan tak cepat mengalir di daerah aliran sungai lusi.
Penyebab menggenangnya air hujan di jalan dan daerah perumahan Sambak indah ,Kampung Banaran dan pendopo Purwodadi karena Got dan sampah ditrotoar tertutup sehingga air sulit terbuang.

Banjir mendadak ini berlangsung 3 jam kemudian surut pada (10/4) pukul 18.30 WIB.
"Kampung kami sudah terendam sampai 15 cm masuk rumah bahkan jalanan terendam 30 cm ,kami sangat kaget banjir tiba tiba menggenang saat hujan deras dan surutnya juga mendadak bahkan sebagian warga sudah mempersiapkan barang rumah tangga dan elektronik ditempatkan ke lokasi yang lebih tinggi."ungkap Santi Setiawaningsih (37) ibu rumah tangga.(Gus Murgan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jantung Kota Purwodadi Tergenang Banjir Hanya 3 Jam"

Post a Comment