Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Saat Panen Harga Kedelai Anjlok,Watimpres Sidak Ke Petani Grobogan, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Saat Panen Harga Kedelai Anjlok,Watimpres Sidak Ke Petani Grobogan kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Saat Panen Harga Kedelai Anjlok,Watimpres Sidak Ke Petani Grobogan mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
Harga kedelai anjlok saat musim panen sehingga petani mutung untuk menanam kedelai dan memilih
menanam
tanaman lainya seperti jagung dan padi.
Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Darmadi bersama rombongan sidak ke Balai Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi pada Rabu Pukul 11.00 WIB (24/5). Pertemuan dengan petani yang dilakukan setelah rombongan melangsungkan kunjungan di Rumah Kedelai Grobogan.Namun dalam acara tersebut sejumlah petani mengeluhkan anjloknya harga kedelai ketika panen.
Saat ditemui petani asal Nambuhan Muklas (56)mengeluh karena panen kedelai,harganya berkisar Rp 5.800 hingga Rp 6.500 per kilogram.."Dengan harga seperti itu,kami hanya dapat keuntungan minim karena ongkos menanam cukup besar.Padahal produktivitas sangat tinggi dan tiap hektare bisa mencapai produksi 3,2 ton untuk kedelai varietas Grobogan."ungkapnya
Sekretaris Wantimpres IGK Manila di Grobogan dalam rangka membahas permasalahan produksi dan tata niaga cabai serta kedelai. Dalam kunjungannya ini, pihaknya juga menyertakan tim kajian pembangunan pertanian berbasis kerakyatan dan partisipatif di pedesaan.
“Kami sudah menerima aspirasi petani Grob ogan. Khususnya, petani kedelai dan cabai. semoga hasil kajian yang kita dapat nanti akan kita sampaikan langsung pada Bapak Presiden Joko Widodo sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan,” jelasnya."kata darmadi (Gus Murgan)
0 Response to "Saat Panen Harga Kedelai Anjlok,Watimpres Sidak Ke Petani Grobogan"
Post a Comment