Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Total Korban Ledakan Terminal Kampung Melayu 15 Orang, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Total Korban Ledakan Terminal Kampung Melayu 15 Orang kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Total Korban Ledakan Terminal Kampung Melayu 15 Orang mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Baca juga:
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
 |
| Petugas Kepolisian dari Inafis Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara setelah terjadi ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis 25 Mei 2017 dini hari. (SP/Joanito De Saojoao) |
BeritaSimalungun.com, Jakarta-Sebanyak 15 orang menjadi korban ledakan diduga bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Dua orang diduga pelaku tewas dan tiga anggota Polri gugur. Selain itu, lima anggota Polri dan lima warga sipil terluka.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, tiga anggota Polri yang gugur pada saat kejadian atas nama Bripda Taufan, Bripda Ridho, dan Bripda Adinata.
"Total korban 15. Dua diduga pelaku (tewas), tiga anggota Polri gugur dalam tugas, lima anggota Polri luka-luka, kemudian lima warga sipil luka-luka," ujar Setyo, Kamis (25/5/2017) dini hari.
Dikatakan, ada dua lokasi ledakan yang berbeda, namun jaraknya berdekatan, yakni di sekitar Terminal Kampung Melayu.
"Olah TKP sudah diselesaikan, tetapi kami memerlukan waktu untuk analisis lebih lanjut. Hasil olah TKP sementara diduga bunuh diri dilakukan oleh dua orang," ungkapnya.
Ia menyampaikan, polisi menduga ada dua orang pelaku berdasarkan identifikasi dua jenazah yang hancur.
"Dari olah TKP, diketahui jenazah tercerai berai. Patut diduga dari ledakan yang cukup kuat. Keduanya, dari hasil olah TKP sementara ini diidentifikasi berjenis kelami laki-laki," katanya.
Pada kesempatan itu, Setyo mengimbau masyarakat tidak perlu takut terhadap aksi teror yang dilakukan pihak tertentu.
"Kalau masyarakat takut berarti terornya berhasil. Jadi kalau mendengar titik-titik bom ada di mana-mana, itu hoax ya. Saya ingin katakan di sini bahwa masyarakat jangan takut, karena kalau takut berarti teror itu berhasil. Polri menjamin keamanan," tegasnya. (BS)
Sumber: Beritasatu.com
0 Response to "Total Korban Ledakan Terminal Kampung Melayu 15 Orang"
Post a Comment