MENJELANG RAMADHAN HARGA KEBUTUHAN POKOK TAK STABIL,BARANG BERLIMPAH NAMUN PEMBELI SEPI

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang MENJELANG RAMADHAN HARGA KEBUTUHAN POKOK TAK STABIL,BARANG BERLIMPAH NAMUN PEMBELI SEPI, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai MENJELANG RAMADHAN HARGA KEBUTUHAN POKOK TAK STABIL,BARANG BERLIMPAH NAMUN PEMBELI SEPI kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan MENJELANG RAMADHAN HARGA KEBUTUHAN POKOK TAK STABIL,BARANG BERLIMPAH NAMUN PEMBELI SEPI mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Grobogan Metro Realita Cyberthug
Rabu (7/6)2017 pukul 09.39 WIB Kebutuhan bahan pokok di pasar induk Purwodadi berlimpah namun pembeli sepi.
Menjelang bulan Suci Ramadhan 1438 H dipasar induk Purwodadi berbagai harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Kenaikan paling signifikan terjadi pada harga bawang merah,bawang putih,cabe rawit,daging sapi dan ayam.
Hingga saat Harga bawang putih 60 ribu/kilo Bawang merah 26/kilo,daging sapi 120/kilo,harga cabe rawit 20 Ribu/kilo,harga daging sapi tembus Rp120 ribu naik Rp10 Ribu/Kg dari harga sebelumnya Rp110 ribu/Kg,harga daging ayam naik jika dibandingkan hari-hari sebelumnya Rp 23 ribu/Kg menjadi Rp 27 ribu/Kg untuk kualitas baik.

Menurut Narni (45) warga menduran salah satu pedagang ayam di pasar induk Purwodadi ,mengatakan, kenaikan harga daging tidak hanya terjadi pada daging ayam tetapi juga pada daging sapi.kenaikan harga ini membuat omzet penjualannya menurun. “Biasanya saya mampu menghabiskan 50 ekor ayam per hari, namun saat ini hanya 40 ekor ayam,” ujar Narni
Hal senada juga disampaikan oleh pedagang lain seperti harga cabai di Pasar Induk Purwodadi Menurutnya, harga cabai juga ikut melambung sejak 3 hari lalu. Untuk harga cabai rawit kecil biasanya Rp 18 ribu/Kg, kini Rp 20 ribu/Kg.kalau persediaan bahan pokok di pasar induk purwodadi melimpah, namun harga terus bergerak naik dari biasanya menjelang Ramadhan 1438 H.Kenaikan juga dipicu adanya masyarakat yang mulai menyimpan bahan pokok yang tahan lama untuk persediaan bulan Ramadhan.
Sepinya pengunjung dipicu oleh kenaikan harga yang tidak stabil,Biasanya pengunjung membeli daging ayam satu kilogram, saat ini ia hanya membeli setengah kilogram saja.
Kenaikan harga daging sapi ini, tetap saja keuntungan dari penjualan tipis.Pedagang juga tidak berani melebihi angka yang kemungkinan memberatkan pembeli, terlebih kepada pelanggan, karena berdampak sepinya ungkap pedagang."(Gus Murgan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MENJELANG RAMADHAN HARGA KEBUTUHAN POKOK TAK STABIL,BARANG BERLIMPAH NAMUN PEMBELI SEPI"

Post a Comment