9 Hak Anak Sebelum Lahir ke Dunia yang Harus Dipenuhi Oleh Kedua Orang Tuanya

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang 9 Hak Anak Sebelum Lahir ke Dunia yang Harus Dipenuhi Oleh Kedua Orang Tuanya, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai 9 Hak Anak Sebelum Lahir ke Dunia yang Harus Dipenuhi Oleh Kedua Orang Tuanya kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan 9 Hak Anak Sebelum Lahir ke Dunia yang Harus Dipenuhi Oleh Kedua Orang Tuanya mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

  Sebelum seorang anak dilahirkan ke dunia, ia pun memiliki beberapa hak yang harus dilakukan oleh orang tuanya. Dan hak anak tersebut merupakan suatu kewajiban bagi kedua orang tuanya. Untuk mengetahui apa saja hak-hak anak, berikut ini catatanmuslimah.com akan menyajikannya untuk Anda.




Adapun beberapa hak anak yang harus diperhatikan sebelum mereka terlahir ke dunia diantaranya:

1. Hak Anak Untuk Memiliki Nasab atau Keturunan yang Baik
Sebelum menentukan pasangan dalam hidup, ada baiknya untuk memikirkan calon generasi Islam untuk kedepannya. Sehingga pilihlah olehmu pasangan yang baik agamanya dan keturunannya.

Didalam Islam, telah diajarkan bagaimana cara memilih atau menikahi seseorang, untuk wanita itu dinikahi karena 4 perkara: yang pertama ialah karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya.



Maka nikahilah wanita karena agamanya, niscaya kamu akan beruntung. Begitu juga dengan laki-laki. Sebagai kepala rumah tangga, pilihlah laki-laki yang baik agamanya, yang bertanggung jawab dan penyayang dalam keluarganya kelak.

2. Memilih Ibu yang Sholehah Untuk Anaknya
Jangan pernah remehkan tentang hal ini, jika ingin memiliki anak yang sholeh dan sholehah, tentu tidak jauh-jauh dari peran kedua orang tuanya.

Ibu merupakan orang pertama yang paling dekat dengan anaknya, ibu itu laksana mesin pencetak karakter seorang anak, bagaimana anak itu, tergantung bagaimana seorang ibu mendidiknya.

Ibu adalah madrasah yang paling utama bagi tumbuh kembang anak, pencetak karakter dan akhlakul karimah. Pilihlah wanita yang bisa menjadi ibu yang baik untuk anak-anaknya kelak, terutama dalam pendidikan agamanya, agar dapat berguna tidak hanya di dunia saja, tapi juga sebagai penolong di akhirat kelak.

3. Sebelum Berjima’ Hendaknya Berdoa Terlebih Dahulu
Sebelum melakukan hubungan suami istri, berwudhulah, kemudian berdoalah dan selalu mengingat Allah, meminta agar benih yang diberikan Allah akan menjadikan calon anak yang sholeh dan sholehah. Semua tatacara dan adab dalam berjimak telah dicontohkan dan diajarkan dalam Islam.

4. Persiapkan Daftar Nama-nama yang Baik dan Mengandung Doa
Berikan nama yang sesuai dengan harapan dan doa yang diinginkan, memberikan nama bukan hanya sekedar nama, namun mengandung arti dan doa yang baik untuk si anak.

Jika orang tua tidak mengetahui nama-nama yang baik, bisa mencari tahu di buku-buku Islam, internet, ataupun bertanya langsung dengan orang yang paham dan lebih mengerti.

Jika masih bingung dan belum pasti, buatlah daftar nama-nama pilihan yang terbaik. Setelah si anak lahir, segera berikan salah satu yang terbaik diantaranya.

5. Hak Anak Terlahir Dari Orang Tua yang Sah
Banyak sekali fenomena yang terjadi di zaman sekarang. Banyak anak yang tak berdosa dilahirkan dari rahim seorang ibu yang tidak memiliki perkawinan yang sah dengan ayah si bayi.

Memang mereka terlahir dengan tidak menanggung dosa, semua dosa ditanggung kedua orang tuanya. Namun, ketika si anak sudah dewasa dan mengerti, ia akan lebih tertekan dan bahkan sangat malu. Oleh karenanya, anak sangat berhak terlahir dari rahim ibu yang sah perkawinannya dengan ayahnya.



6. Hak Anak Untuk Dijaga Sejak Dalam Kandungan
Masih banyak orang tua yang tega menggugurkan janin dalam kandungan dengan berbagai faktor dan alasan. Padahal, anak sangat berhak dijaga kesehatannya sejak di dalam kandungan.

Dengan cara memperhatikan ibu yang mengandung, menjaga asupan makanan, vitamin, susu, konsultasi ke dokter, dan lain sebagainya.

7. Hak Untuk Selalu Didoakan
Janin yang masih dalam kandunganpun berhak untuk mendapatkan doa-doa yang baik. Doa dan dzikir yang selalu menghiasi bibir kedua orang tuanya insyaAllah akan di dengar oleh Allah SWT dan calon bayinya. Doakan dan bacakan ayat-ayat Allah serta perdengarkan kalimat-kalimat thoyyibah.

8. Ibunya Dimanjakan Saat Sedang Hamil
Jika ayahnya selalu bertengkar dengan ibunya, maka janinpun ikut merasakan ketidaknyamanan, oleh karenanya sayangi, perhatikan dan manjakan ibu saat mengandung si calon buah hati.

9. Diberikan atau Dinafkahi Dengan Rezeki yang Halalan Thoyyiban
Jangan sekali-kali memberikan makanan atau pakaian dari uang yang tidak halal, pastikan uang didapat dari jalan dan cara yang halal lagi baik.

Nah itulah kurang lebihnya hak-hak anak yang menjadi kewajiban bagi kedua orang tuanya.

Sumber: catatanmoeslimah.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "9 Hak Anak Sebelum Lahir ke Dunia yang Harus Dipenuhi Oleh Kedua Orang Tuanya"

Post a Comment