Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Atletik Lompat Tinggi (Pengertian,Teknik , Berbagai Gaya,dan Aturan), yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Atletik Lompat Tinggi (Pengertian,Teknik , Berbagai Gaya,dan Aturan) kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Atletik Lompat Tinggi (Pengertian,Teknik , Berbagai Gaya,dan Aturan) mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
Lompat Tinggi
Lompat tinggi merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang bertumpu pada kekuatan otot perut dan otot kaki. Jika ingin melakukan lompatan yang tinggi, Anda harus berlatih sungguh-sungguh agar mencapai target ketinggian yang diinginkan. Dalam melakukan olahraga ini membutuhkan urutan teknik yang benar dan bertahap supaya mendapatkan lompatan yang maksimal.Lompat Tinggi Gaya Straddle
Lompat tinggi adalah salah satu keterampilan untuk melewati mistar yang berada di kedua tiangnya. Tujuan dari lompat tinggi adalah mendapatkan lompatan yang setinggi mungkin. Ketinggian lompatan yang dicapai oleh seorang pelompat bergantung dari kemampuan dan persiapan bertanding dari masing-masing atlet.a. Gaya Fosbury Flop
Gaya fosbury flop diperkenalkan oleh Dick Fosbury pada tahun 1968. Dalam gaya fosbury flop, awalan harus dilakukan dengan cepat dan menikung atau agak melingkar. Saat menolakkan kaki harus kuat dibantu dengan ayunan kedua tangan untuk membantu mengangkat seluruh badan. Bila kaki tolakan menggunakan kaki kanan, tolakan harus dilakukan di sebelah kiri mistar. PAda waktu menolakkan kaki bersamaan dengan kedua tangan ke atas di samping kepala, badan melompat ke atas membuat putaran 180 derajat dan dilakukan bersama-sama.b. Gaya Gunting (Scissors)
Gaya gunting disebut juga gaya swenney. Pada saat melakukan gaya ini, atlet lompat mengambil awalan dari tengah. Bila melakukan tumpuan menggunakan kaki kiri pada saat akan melompat, ia mendarat dengan kaki kiri lagi. saat di udara, badan berputar ke kanan, mendarat dengan kaki kiri, dan sikap badan menghadap kembali ke posisi awalan tadi.c. Gaya Guling Sisi ( Western Roll)
Gaya ini bisa dikatakan menyerupai gaya gunting. Apabila kaki kiri digunakan sebagai tumpuan, mendarat pun dilakukan dengan kaki kiri lagi. Sementara itu, bila kaki kanan yang dijadikan tumpuan, mendarat pun menggunakan kaki kanan. Perbedaannya terlihat daari teknik awalan. Gaya gunting mengambil awalan dari tengah, sedangkan gaya guling sisi dari samping.d. Gaya Guling (Straddle)
Dalam gaya guling ini, pelompat melakukan awalan dari samping antara 3, 5, 7, atau 9 langkah, bergantung ketinggian yang diperlukan. Satu hal yang penting, saat mengambil awalan langkahnya ganjil. Gunakan kaki kanan atau kiri untuk menumpu, smentara kaki lainnya untuk mengayun ke depan.2. Teknik Lompat Tinggi Gaya Straddle
Pada materi ini kita akan membahas tentang lompat tinggi gaya straddle. Setiap gaya dalam lompat tinggi memiliki teknik yang berbeda-beda. Teknik dasar lompat tinggi gaya Straddle adalah sebagai berikut.a. Awalan
Awalan harus dilakukan dengan cepat dan menikung dengan langkah sekitar 3, 5, 7, atau 9 langkah. Tujuan dari awalan ini adalah sebagai berikut.
- Mempersiapkan diri untuk melakukan tolakan melalui irama awalan
- Mempersiapkan diri untuk memperoleh sudut lepas landas.
- Menciptakan arah gerak horizontal diubah ke dalam kecepatan vertikal.
- Mengembangkan kecepatan menolak pada sudut lintasan berat badan yang optimal.
- Memperoleh saat-saat untuk memutar yang diperlukan pada tahap melewati mistar.
- Mengubah arah gerak horizontal menjadi arah vertikal.
- Membawa bagian tubuh melewati mistar dengan nyaman.
- Membawa titik berat badan sedikit mungkin dengan mistar tanpa menyentuh atau menjatuhkan.
- Menciptakan agar pendaratan dilakukan dengan baik dan selamat.
3. Peraturan dalam Lompat Tinggi
- Lompatan akan dianggap tidak sah jika peserta menyentuh palang dan tidak melompat.
- Menjatuhkan palang sewaktu membuat lompatan atau menyentuh kawasan mendarat apabila tidak bisa melompat.
- Peserta yang gagal melompat melintasi palang sebanyak tiga kali berturu-turut akan keluar dari pertandingan.
- Seorang peserta berhak meneruskan lompatan (walaupun semua peserta lain gagal) sehingga dia tidak dapat meneruskan lagi mengikuti peraturan.
- Ketinggian diukur secara menegak dari atas tanah hingga bagian tengah di sebelah atas palang.
4. Diskualifikasi
- Menumpu dengan dua kaki.
- Dipanggil lebih dari 3 kali atau lebih dari 2 menit tidak hadir.
- Menyentuh tanah atau daerah pendaratan tanpa melalui mistar lompat.
- Menolak dari luar ujung balom tumpuan, baik sebelum maupun sesudah garis perpanjangan garis tumpuan .
- Mendarat dengan melakukan gerakan salto.
0 Response to "Atletik Lompat Tinggi (Pengertian,Teknik , Berbagai Gaya,dan Aturan)"
Post a Comment