BURT DPR Ngotot Kenaikan Anggaran Rp7,2 Triliun

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang BURT DPR Ngotot Kenaikan Anggaran Rp7,2 Triliun, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai BURT DPR Ngotot Kenaikan Anggaran Rp7,2 Triliun kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan BURT DPR Ngotot Kenaikan Anggaran Rp7,2 Triliun mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Jaksa Kembali Minta Ahok Jadi Saksi di Sidang Buni Yani Besok


Mata Lelaki - Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR optimistis anggaran dewan untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 dapat kembali ke usulan awal sebesar Rp7,2 triliun. Agen Bola Terpercaya

Berdasarkan hasil kesepakatan antara BURT dengan pemerintah sebelumnya, disepakati kenaikan anggaran dewan tahun 2018 sebesar Rp5,7 triliun. Anggaran akan dibagi untuk dua satuan kerja, yakni Satuan Kerja Dewan sebesar Rp4 triliun dan Satuan Kerja Sekretariat Jenderal DPR sebesar Rp1,7 triliun. Agen Casino Terbaik

Ketua BURT DPR Anton Sihombing mengklaim, jumlah Rp5,7 triliun yang sebelumnya disepakati dapat disesuaikan kembali menjadi Rp7,2 triliun setelah Presiden Joko Widodo menyampaikan nota keuangan pada sidang paripurna, Rabu (16/8) lusa. Agen Poker Indonesia Terbesar

"Begini, yang kami ajukan itu Rp7,2 triliun. Itu semua anggaran, sudah kesetjenan, DPR, itu sudah semua kebutuhan. Kemarin yang dikabulkan Rp5,7 triliun nanti kan kita rapat lagi. Masa pemerintah mau DPR-nya keleleran," kata Anton di Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/8).

Anton mengatakan, dari total usulan anggaran sebesar Rp7,2 triliun itu, sekira Rp500 miliar di antaranya dialokasikan untuk pembangunan gedung baru dan proyek penataan kawasan parlemen.

"Pokoknya kami minta alokasi dana Rp7,2 triliun untuk 2018," ujarnya.




Anton enggan membahas lebih lanjut soal alokasi Rp500 miliar untuk pembangunan gedung baru anggota dewan. Menurutnya, pembangunan gedung baru anggota dewan mendesak untuk dilakukan.

Ia menambahkan, pembahasan terhadap anggaran dewan baru akan dilakukan di Badan Anggaran DPR setelah nota keuangan disampaikan Presiden Jokowi lusa.

Sebelumnya, Ketua Banggar DPR Aziz Syamsuddin mengaku masih menunggu surat tembusan dari BURT dan Kesetjenan DPR sebagai pengusul anggaran. Dia menyatakan tidak mengetahui alokasi penambahan anggaran yang salah satunya disebut untuk penataan kawasan DPR tersebut.

Meskipun demikian, Aziz mengakui bahwa untuk penataan kawasan DPR dan pemerintah pernah menyetujuinya pada satu setengah tahun yang lalu dengan nilai mencapai Rp564 miliar.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "BURT DPR Ngotot Kenaikan Anggaran Rp7,2 Triliun"

Post a Comment