Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang MA Tolak Kasasi, Ruhut Sitompul Ajukan PK Kasus Hina Aktivis, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai MA Tolak Kasasi, Ruhut Sitompul Ajukan PK Kasus Hina Aktivis kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan MA Tolak Kasasi, Ruhut Sitompul Ajukan PK Kasus Hina Aktivis mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
Kasus ini telah bergulir sejak tujuh tahun lalu. Pada 25 Oktober 2010, Ruhut mengeluarkan pernyataan yang dikutip media online dengan bunyi, "Yang tak setuju Soeharto jadi pahlawan cuma anak PKI." Agen Casino Terbaik
Sejumlah aktivis yang tidak terima dengan pernyataan Ruhut pun melayangkan gugatan. Mereka adalah Judilherry Justam (Petisi 50), M Chozin Amirullah (mantan Ketua PB HMI 2009-2011), almarhum Chris Siner Key Timu (Petisi 50), dan Stefanus Asat Gusma (mantan Ketua PMKRI 2010-2012). Agen Poker Indonesia Terbesar
Awalnya gugatan perdata Nomor: 10/PDT.G/2011/PN.JKT.PST tidak dikabulkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Namun pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta melalui amar putusan No. 343/PDT/2012/PT.DKI tertanggal 16 Oktober 2012, mengabulkan gugatan para aktivis.
Kalah di Pengadilan Tinggi, pada 2016 Ruhut melakukan kasasi ke tingkat MA. Namun, pada 24 Januari 2017, Ketua Majelis Hakim H Hamdi memutuskan menolak kasasi yang diajukan Ruhut.
0 Response to "MA Tolak Kasasi, Ruhut Sitompul Ajukan PK Kasus Hina Aktivis"
Post a Comment