Menhub Tunjuk Bay Mokhamad Jadi Dirjen Hubla

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Menhub Tunjuk Bay Mokhamad Jadi Dirjen Hubla, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Menhub Tunjuk Bay Mokhamad Jadi Dirjen Hubla kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Menhub Tunjuk Bay Mokhamad Jadi Dirjen Hubla mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Uang Suap Rp 20 Miliar Dirjen Hubla Dikemas dalam 33 Tas dan Sebuah ATM


Mata Lelaki - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, telah menunjuk Bay Mokhamad sebagai Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, menggantikan Antonius Tonny Budiono yang pada Rabu malam lalu ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menerima suap. Agen Bola Terpercaya

"Hari ini sudah ada penggantinya. Dirjen Perhubungan Laut dijabat Pak Bay Mokhamad. Sedangkan Dirjen Perkeretapian dijabat Ibu Umiatun," kata Menhub Budi Karya di Balai Kota Solo, Jumat, 25 Agustus 2017. Agen Casino Terbaik

Budi mengakui pascapenangkapan Dirjen Perhubungan Laut oleh KPK, pihaknya akan melakukan evaluasi untuk pelaksanaan proyek di Kementerian Perhubungan. Meskipun, untuk proyek pengerukan pelabuhan Tanjung Emas yang menjerat Tonny, diklaim Budi Karya tidak ada yang salah.

"Tendernya itu tidak salah. Coba nanti diteliti ada enggak proses tender yang salah di proyek-proyek lainnya. Kalau ada yang salah bilang," ucapnya. Agen Poker Indonesia Terbesar

Menurut dia, proyek pengerukan Tanjung Emas sesuai mekanisme. Uang yang diberikan dari pihak ketiga ke pejabat lama Dirjen Pehubungan Laut diduga sebagai uang terima kasih. "Dia dikasih uang terima kasih tetapi jumlahnya kakehan (kebanyakan)," seloroh dia.




Budi meminta maaf kepada Presiden, Wakil Presiden dan rakyat Indonesia atas ulah anak buahnya itu. "Kami bertekad untuk menjadikan ini sebagai momentum pembelajaran, perbaikan dan pembersihan di semua lini di Kementerian Perhubungan," tegasnya.

KPK sebelumnya menetapkan dua tersangka dugaan suap perizinan dan pengadaan proyek di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di Kementerian Perhubungan selama 2016-2017. Keduanya adalah Dirjen Hubla Kemenhub, Antonius Tonny Budiono, dan Komisaris PT Adhi Guna Keruktama, Adiputra Kurniawan.

"Diduga pemberian uang oleh APK selaku Komisaris PT AGK kepada ATB, Dirjen Hubla terkait dengan pekerjaan pengerukan pelabuhan Tanjung Mas, Semarang," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, di kantornya, Kamis 24 Agustus 2017.

KPK mengamankan barang bukti uang Rp20 miliar dalam operasi tangkap tangan ini.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menhub Tunjuk Bay Mokhamad Jadi Dirjen Hubla"

Post a Comment