Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Presiden Jokowi: Tak Ada Lembaga Negara Miliki Kekuasaan Absolut, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Presiden Jokowi: Tak Ada Lembaga Negara Miliki Kekuasaan Absolut kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Presiden Jokowi: Tak Ada Lembaga Negara Miliki Kekuasaan Absolut mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
JAKARTA, LAMPUNGUPDATE.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, tidak ada satu lembaga negara pun yang memiliki kekuasaan absolut, mempunyai kekuasaan yang lebih besar dari lembaga negara yang lain.
“Dalam semangat persatuan Indonesia itu, lembaga-lembaga negara justru bisa bekerja dengan lebih baik, bila saling mengingatkan,” jelas Presiden Jokowi saat pidato pada Sidang Tahunan MPR, di Jakarta, Rabu.
Menurutnya, lembaga-lembaga negara itu saling kontrol, saling mengimbangi dan saling melengkapi. Hal itu merupakan jati diri bangsa Indonesia dalam bernegara yang merupakan kekuatan dalam menghadapi setiap tantangan.
Presiden meminta semua pihak harus menjadikan sejarah sebagai fondasi untuk menatap masa depan. "Pelajaran yang sangat penting dari sejarah bangsa Indonesia adalah kemerdekaan bisa direbut, bisa diraih, bisa diproklamasikan karena semua anak-anak bangsa mampu untuk bersatu, bekerja sama, dan kerja bersama," jelasnya.
Jokowi tampil beda dalam sidang tahunan MPR tahun ini. Jika pada tahun sebelumnya menggunakan pakaian resmi berupa setelan jas lengkap, kini Presiden menggunakan pakaian adat Bugis.
Presiden dan rombongan hadir di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, pukul 09.05 WIB. Ibu Negara Iriana yang mendampingi Jokowi, menggunakan pakaian adat Bali.
Sedangkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla menggunakan pakaian adat Jawa lengkap dengan blangkon. Istri Kalla, Mufidah Kalla, juga menggunakan pakaian kebaya dan kain batik khas Jawa.
Penampilan Presiden dan Wapres serta istri mereka tampak kontras dengan penampilan para anggota DPR dan tamu lainnya. Mayoritas anggota DPR dan tamu laki-laki menggunakan setelan jas lengkap dengan peci. Sementara anggota dan tamu perempuan kebanyakan menggunakan kebaya.(*)
0 Response to "Presiden Jokowi: Tak Ada Lembaga Negara Miliki Kekuasaan Absolut"
Post a Comment