Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Siswi SMA Ini Diturunkan di Pinggir Jalinsum Usai Diperkosa Kakak Iparnya dalam Mobil, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Siswi SMA Ini Diturunkan di Pinggir Jalinsum Usai Diperkosa Kakak Iparnya dalam Mobil kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Siswi SMA Ini Diturunkan di Pinggir Jalinsum Usai Diperkosa Kakak Iparnya dalam Mobil mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
| ILUSTRASI |
MURATARA, LAMPUNGUPDATE.COM - SF (35) warga Desa Pangkalan Kecamatan Rawasulu Kabupaten Muratara diringkus tim buser Polres Musirawas bersama Polsek Rawasulu, Jumat sekitar pukul 01.30 WIB dinihari karena dilaporkan memerkosa adik iparnya sendiri SA (17) yang masih sekolah di salah satu SMA di Kabupaten Muratara.
Kapolres Musirawas, AKBP Pambudi, melalui Kasat Reserse Kriminal, AKP Satria Dwi Dharma, yang didampingi Kanit Pidum, Ipda Berthu Harydika mengungkapkan, pelaku ditangkap di rumah temannya di Desa Teladas Kecamatan Rawasulu Kabupaten Muratara.
"Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka melawan namun berhasil dilumpuhkan," ungkapnya, Jumat.
Dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh SF terhadap adik iparnya SA, terjadi pada 2 Juli 2017 sekitar pukul 21.00 WIB. Korban diperkosa di tengah perjalanan dalam mobil Daihatsu Xenia, di Simpang PT Galtam Desa Lubuk Mas Kecamatan Rawasulu Kabupaten Muratara.
Peristiwa bermula ketika korban bersama kakak iparnya Sf dan satu anggota keluarga yang lain, hendak kembali ke Desa Pangkalan. Saat di tengah jalan, pelaku menurunkan anggota keluarganya dengan alasan ingin pergi ke suatu tempat dengan korban.
Karena takut dengan ancaman pelaku yang memiliki senjata api rakitan (senpira), keluarga korban yang lain turun dan mengetahui pelaku pergi bersama SA.
Ketika berdua di dalam mobil, pelaku langsung memperkosa korban dengan cara mengancam dengan pisau dan merobek baju korban serta melukai tangan korban hingga berdarah.
Selanjutnya korban yang masih di bawah umur berhasil diperkosa. Setelah itu, pelaku menurunkan korban di pinggir jalan lintas Sumatera (Jalinsum). Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh keluarga korban ke Polres Musirawas. (*)
0 Response to "Siswi SMA Ini Diturunkan di Pinggir Jalinsum Usai Diperkosa Kakak Iparnya dalam Mobil"
Post a Comment