Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang AirAsia Pilih Backdoor Listing Daripada IPO, Direktur BEI: Tak Masalah, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai AirAsia Pilih Backdoor Listing Daripada IPO, Direktur BEI: Tak Masalah kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan AirAsia Pilih Backdoor Listing Daripada IPO, Direktur BEI: Tak Masalah mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Baca juga:
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
Mata Lelaki - AirAsia Bhd lebih memilih untuk membawa anak usahanya PT Indonesia AirAsia (IAA) melantai di pasar modal melalui pintu belakang (backdoor listing) ketimbang melalui proses penawaran umum saham perdana (IPO). Adapun emiten yang menjadi target backdoor listing-nya yakni PT Rimau Multi Putra Pratama Tbk (CMPP).
Agen Bola Terpercaya
Padahal rencana IPO IAA sudah didengungkan sejak 2015 yang lalu. IAA ditargetkan bisa IPO pada 2016, namun tanpa alasan yang jelas perusahaan maskapai asal Malaysia itu terus mengulur rencana tersebut. Hingga akhirnya berita backdoor listing itu muncul.
Agen Casino Terbaik
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku tidak masalah dengan keputusan AirAsia tersebut. Meskipun hal itu tentunya mengurangi potensi bagi BEI untuk menambah jumlah emiten baru.
"Ya tidak apa-apa. Kalau dilihat secara kaca mata lebih luas ini akan menggerakan saham perusahaan yang diakuisisi. Biasanya perusahaan yang diakuisisi tidak terlalu besar, secara market juga nggak likuid. Kemudian jumlah pemegang sahamnya nggak terlalu banyak," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/9/2017).
Agen Poker Indonesia Terbesar
Samsul mengakui, untuk menjadi perusahaan go public IPO memang bukan satu-satunya cara. Menggunakan skema backdoor listing tetap diperbolehkan.
Backdoor listing sendiri merupakan istilah aksi korporasi yang sering didengar oleh pelaku pasar. Penjelasan secara awam backdoor listing merupakan aksi akuisisi oleh perusahaan non go public kepada perusahaan yang sahamnya tercatat di pasar modal dalam jumlah besar. Sehingga seolah-olah perusahaan non go public tersebut sudah hadir di pasar modal.
Dalam konteks AirAsia skemanya bermula CMPP akan melakukan right issue. Saham baru CMPP itu akan diserap Air Asia Investment Ltd dan PT Fersindo Nusaperkasa sebagai pembeli siaga. Sedangkan Rimau Multi Investama selaku pemegang saham utama tidak akan mengambil bagian dari rights issue tersebut.
Nah dana hasil IPO tersebut sebagian besar akan digunakan CMPP untuk membeli saham IAA. Dengan begitu CMPP juga menjadi pemiliki baru IAA.
0 Response to "AirAsia Pilih Backdoor Listing Daripada IPO, Direktur BEI: Tak Masalah"
Post a Comment