Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Inilah Miskaulah, Wanita Di Sidoarjo Yang Gemar Makan Ayam Hidup, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Inilah Miskaulah, Wanita Di Sidoarjo Yang Gemar Makan Ayam Hidup kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Inilah Miskaulah, Wanita Di Sidoarjo Yang Gemar Makan Ayam Hidup mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
Miskaulah memang dari keluarga kurang mampu. Kedua orangtuanya hanya bekerja sebagai buruh tani. Ia memiliki jatah makan hanya satu kali dan itu pun harus berbagi dengan saudaranya yang lain. Miskaulah pun tak jarang pula tidak makan dalam sehari.
“Waktu kecil saya ikut bekrja di sawah dengan bapak, malamnya bekerja membuat batako. Misalnya saya lapar, orangtua saya hanya menyuruh minum air putih saja,” kata ibu beranak dua itu.
Suatu ketika, Miskaulah merasakan lapar, dan tak ada makanan yang bisa ia makan. Ia sempat berpikir untuk makan ubi milik tetangga, namun hal tersebut dilarang oleh orangtuanya. Miskaulah pun kemudian mencari ikan kecil dan kepiting sawah. Begitu mendapat ikan, ia pun memakannya dengan lahap.
“Ikan itu masih hidup dan mengeluarkan darah ketika saya makan. Tubuh saya pun jadi tak lemas,” kata dia.
Hampir setiap hari Miskaulah melakukan hal itu. Mengetahui kebiasan aneh dari putrinya tersebut, Ayahnya justru sama sekali tak melarangnya.
“Ayah saya hanya berpesan agar saya tidak mengambil hak orang lain,” lanjut dia.
Dari hasil yang didapat ketika dirinya bekerja, ia pun memperoleh sejumlah uang yang kemudian digunakan untuk membeli ayam. Hanya saja ketika itu masih ayam anakan. Ayam anakan itu lantas ia gigit mentah-mentah, bulunya dicabut dengan gigi dan darahnya dihisap. Dagingnya kemudian dimakan mentah-mentah dan membuatnya ketagihan.
“Kalau sehari saja tak makan ayam, pasti lemas. Tapi kalau sudah makan, badan jadi ringan dan enakan,” ucapnya. Kebiasaan aneh dari Miskaulah ini pun membuat geger warga. Namun setelah sekian lama warga pun maklum. Hal yang penting bagi warga adalah Miskaulah tidak membuat warga resah.
“Saya tak menyakiti orang lain apalagi mencuri, saya membeli sendiri ayam yang saya makan,” tukas dia
0 Response to "Inilah Miskaulah, Wanita Di Sidoarjo Yang Gemar Makan Ayam Hidup"
Post a Comment