Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kisah Nyata: ‘Berkat Menyelamatkan Kucing, Saya Selalu Dimurahkan Rezeki’, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kisah Nyata: ‘Berkat Menyelamatkan Kucing, Saya Selalu Dimurahkan Rezeki’ kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kisah Nyata: ‘Berkat Menyelamatkan Kucing, Saya Selalu Dimurahkan Rezeki’ mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
disini aku dipanggil buat berbagi cerita tentang murah rezeki apabila bela kucing. ini dari pengalaman aku seorang diri. bahwa aku aja yang kerasa serupa ini, tidak tahulah.
aku perasan masalah ini sudah lama. aku benar tipe yang suka kutip kucing di tepi jalur, di kedai makan dibawa kembali ke rumah dan juga beri makan.
aku tidak sempat beli kucing - kucing mahal karena tidak sanggup. boleh dikatakan pada satu masa, bilangan kucing yang aku kutip boleh mencecah 29 ekor. namun di rumahlah, di asrama tidak terdapat pula aku nak bela hingga berpuluh - puluh ekor.
nak diperuntukan cerita, semasa era belajar, aku terdapat melansir seekor kucing ini dan juga bela di dalam dinding. kasihan sang comel itu, kepalanya tersangkut di celah tayar basikal. entah berbagai mana boleh tersangkut juga aku tidak tentu.
jadi, aku selamatkan
uang pula banyak dipakai buat membeli olahan teks dan juga buat mengajar, praktikal dan juga sebagainya memandangkan aku belajar di suatu maktab.
namun, meski kadang - kadang uang aku senantiasa short, perut aku tidak sempat kosong. tiap hari berbagai terdapat aja rezeki buat aku.
terdapat kawan - kawan yang belanja makanlah, lecturer buat potluck lah, jamuan itu inilah, terdapat makcik sedekah buburlah, kawan seketika buat birthday party dan juga macam - macam lagi. seluruh dalam wujud santapan.
kadang - kadang aku sempat hingga sesi gelisah karena tidak terdapat uang nak untuk sang momo ini makan. ekstra pula santapan kucing agak mahal biayanya.
jadi, lazimnya aku hendak belikan nasi dan juga kongsi aja dengan momo. ia bukannya makan banyak juga.
masa itu aku tidak sedar amat. namun apabila hingga satu masa, terdapat satu minggu berturut - turut aku mampu santapan gratis. kawan aku juga seketika kata,
“mungkin karena momo kot? kau dah selamatkan ia, senantiasa beri ia makan, jadi ia senantiasa mendoakan kau, ”
perkata itu membuatkan aku terkedu. boleh jadi, boleh jadi rezeki aku dimurahkan karena aku bersedekah pada haiwan kesayangan nabi. tidak kisahlah rezeki dalam wujud santapan juga, yang berarti aku tidak kebuluran.
sedekah bukan dalam wujud uang sahaja kawan - kawan. sedekah dalam wujud santapan juga boleh. tidak semestinya kena beri pada manusia, sedekah buat haiwan juga boleh pula. murah rezeki kita nanti.
ini juga aku tengah kutip seekor lagi kucing tepi jalur. kaki ia tempat kena gigit. doakan jojo kilat sembuh, manalah ketahui jojo doakan aku kilat mampu jodoh pula.
( sumber: sempoimedia. blogspot. co. id )
0 Response to "Kisah Nyata: ‘Berkat Menyelamatkan Kucing, Saya Selalu Dimurahkan Rezeki’"
Post a Comment