Peneliti Menduga Ada Makhluk Misterius di Gua Es Antartika

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Peneliti Menduga Ada Makhluk Misterius di Gua Es Antartika, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Peneliti Menduga Ada Makhluk Misterius di Gua Es Antartika kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Peneliti Menduga Ada Makhluk Misterius di Gua Es Antartika mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


LAMPUNGUPDATE.COM – Ceridwen Fraser, seorang peneliti dari Australian National University (ANU) di Canberra, Australia, menduga ada kehidupan makhluk misterius di dalam gua-gua di bawah bongkahan es yang ada di sekitar Gunung Erebus, Kepulauan Ross, Kutub Selatan atau Benua Antartika.

Dugaan ini diperkuat dengan kondisi dalam gua yang memiliki suhu hangat dan ditemukannya jejak-jejak DNA dari makhluk hidup yang didapatkan dari sampel tanah gua yang diteliti.

Semua laporan hasil penelitian ini, telah disusun dalam sebuah Jurnal Polar Biology berjudul "Evidence of plan and animal communities at exposed and subglacial (cave) geothermal sites in Antarctica".

"Di dalamnya juga bisa sangat hangat, bahkan sampai 25 derajat celsius di beberapa gua. Kita bisa mengenakan kaus oblong di dalam gua es tersebut dan cukup nyaman," kata Ceridwen Fraser

"Ada cahaya di dekat mulut gua dan cahaya tersebut masuk lebih dalam ke beberapa gua yang es di atasnya sangat tipis," dia menjelaskan.

Fraser mengatakan, sebagian besar DNA menyerupai tanaman dan hewan lain yang ditemukan di Kutub Selatan. Tapi, beberapa urutannya tidak dapat sepenuhnya diidentifikasi.

Sementara itu, menurut peneliti lainnya, Craig Cary dari University of Waikato di Selandia Baru, pada penelitian sebelumnya telah menemukan sejumlah bakteri dan jamur yang tinggal di gua-gua vulkanik di Antartika.

"Temuan dari penelitian terbaru ini menunjukkan kemungkinan adanya tanaman dan hewan lain yang berbeda" kata Cary.

Namun, menurut Laurie Connell, rekan penulis di laporan tersebut yang berasal dari University of Maine, Amerika Serikat, hasil penelitian ini tidak bisa dijadikan bukti bahwa tanaman dan hewan itu masih tinggal di gua-gua di sana.

Berbagai bukti ini menyiratkan bahwa sistem gua yang ada perlu diteliti lebih lanjut dan lebih detail. Ini dikarenakan, keragaman biodiversitas di lingkungan ekstrem seperti ini sudah sejak lama disepelekan.

Para peneliti berencana mengeksplorasi gua-gua tersebut, untuk memastikan jika makhluk-makhluk misterius memang bisa ditemukan. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Peneliti Menduga Ada Makhluk Misterius di Gua Es Antartika"

Post a Comment