Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Baca Ini....Kata Siapa PACARAN Itu HARAM? Silakan Dibaca Terlebih Dahulu Sebelum Anda Memberikan Komentar, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Baca Ini....Kata Siapa PACARAN Itu HARAM? Silakan Dibaca Terlebih Dahulu Sebelum Anda Memberikan Komentar kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Baca Ini....Kata Siapa PACARAN Itu HARAM? Silakan Dibaca Terlebih Dahulu Sebelum Anda Memberikan Komentar mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
Ada pandangan yang mengatakan bahwa Pacaran itu haram, ada juga yang mengatakan Pacaran itu boleh. Dan hal itu sebenarnya Sah-sah saja untuk berpendapat mengenai Bagaimana Hukum pacaran dalam Islam.
Kita memang tidak lagi hidup di zaman Nabi. Namun, apakah akidah mengenal batas teritorial? Apakah Al Qur’an mengenal kadaluwarsa? Kawan, mau sejauh manapun zaman berubah. Mau secanggih apapun teknologi berkembang. Mau semanis apapun rayuan syaitan.
Pedoman kita tetaplah Al Qur’an. Al Qur’an yang tanpa revisi,edisi,amandemen atau hasil karya dari sejumlah pengarang. Termasuk yang satu ini,
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (Q.S. Al - Israa: 32) Kalau begitu, pertanyaan, pada judulnya sudah terjawabkah?
"Eh, saya pacaran kan cuma status, tidak ngapa-ngapain kok, apalagi berbuat zina."
Memang benar kok, sebenarnya pacaran itu bukan namanya yang salah. Tapi..yaa perbuatannya itu yang jelas menjurus ke hal yang salah. Dalam KBBI, pacar artinya teman lawan jenis yang tetap dan memiliki hubungan berdasarkan cinta kasih. Namun Pada nyatanya, makhluk yang disebut ‘pacar’ oleh insan yang mengaku kekinian ini hanyalah hal yang fana. Betul begitu?
Istilah "pacaran" telah berkembang begitu hebat melebihi kapasitas hebat itu sendiri. Bahkan beberapa oknum memperluas namanya menjadi misalnya; pacaran islami... Namun apapun namanya, kemaksiatannya tetap terjadi. "Ah! kalau gak pacaran, saya tersiksa dengan perasaan."
Wih... Dalem bener..
Kawan, kau bilang katanya tidak bisa menyangkal masalah perasaan. Namun bagaimana dengan sangkalanmu terhadap ketaatan? Relakah kau gadaikan ketaatanmu demi memuaskan asa yang semu? Pernah pepatah mengatakan "Jangan terlalu menggunakan perasaan, dahulukanlah ketaatan!"
Maknanya tidak lain ialah kita mesti selalu dahulukanlah Allah, ALLAH IS THE FIRST OF OUR PRIORITY LIST ! Bersabarlah...
Tiada kata ayah-bunda selagi akad belum terwacana
Tiada sapa cintaku-sayang selagi mahar belum terbentang
Tiada panggil umi-abi selagi "Sah" belum terbisik
Jadi, kata siapa pacaran haram?
Ya... Kata pedoman.
Tapi, sebenarnya.. pacaran boleh kok. Asalkan...
Sudah halal alias menikah dan sah secara agama.....
Sahabat medianda terkini semoga bisa menjadi intropeksi diri masing-masing dan semoga bermanfaat.
Sumber:news-islampedia
0 Response to "Baca Ini....Kata Siapa PACARAN Itu HARAM? Silakan Dibaca Terlebih Dahulu Sebelum Anda Memberikan Komentar"
Post a Comment