Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Bantu Nelayan, Pemprov Lampung Bangun 162 Rumah di Pesisir Barat dan Mesuji, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Bantu Nelayan, Pemprov Lampung Bangun 162 Rumah di Pesisir Barat dan Mesuji kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Bantu Nelayan, Pemprov Lampung Bangun 162 Rumah di Pesisir Barat dan Mesuji mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
LAMPUNG, SENAYANPOST.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), selain membantu renovasi 5.000 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), juga membangun 162 unit rumah nelayan di Kabupaten Pesisir Barat dan Mesuji. Pembangunan rumah ini agar perkampungan nelayan tidak kumuh.
Menurut Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, hampir seluruh perkampungan nelayan di Tanah Air kumuh dan tidak sehat. Ridho yang juga sarjana perikanan itu, mengemukakan sejak dipercaya menjabat Gubernur, salah satu fokus perhatiannya adalah membuat perumahan layak bagi nelayan.
"Sasaran pertama Pemprov Lampung adalah Pesisir Barat dan Mesuji. Kedua daerah otonomi baru ini butuh percepatan infrastruktur, terutama nelayan," kata Gubernur Ridho, di Bandarlampung, dalam keterangannya, Selasa (24/10/2017).
Dari hasil identifikasi itu, Pemprov membentuk satuan kerja di bawah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung. Pada tahap awal di 2016, satker ini menangani pembangunan 20 rumah nelayan di Desa Pasar Tengah, Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat. Kemudian, 46 rumah nelayan Sungai Nipah Kuning, Kecamatan Mesuji dan 46 rumah bagi warga Desa Sungai Badak, Kecamatan Mesuji.
Pemilihan Sungai Nipah Kuning dan Desa Sungai Badak, menurut Gubernur, karena kondisi perumahan nelayan di sini cukup memprihatinkan. Rumah bertipe 36 ini dibangun memakai rangka atap baja ringan dan luas kapling 10x20 meter. Fasilitas lain yang dibangun yakni jalan 3 meter, drainase, air bersih, dan listrik.
"Banyak warga tinggal di pinggir sungai dan perlahan coba kita ajak menjauh dari sungai," kata Gubernur.
Rumah bertipe 36 ini dibangun memakai rangka atap baja ringan dan luas kapling 10x20 meter. Fasilitas lain yang dibangun yakni jalan tiga meter, drainase, air bersih, dan listrik.
Keberhasilan membangun perumahan itu, membuat pemerintah meneruskannya dengan membangun 50 unit rumah nelayan di Pesisir Barat 2017. Menurut Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air, Edarwan, ke-50 rumah khusus nelayan itu dibangun di Pekon Pasar Tengah, Kecamatan Pesisir Tengah.
"Pekerjaannya mencapai 100 persen dan segera diserahterimakan. Seperti rumah khusus nelayan di Mesuji, di Pesisir Barat juga dibangun rumah tipe 36 dengan luas kapling 8x15 meter. Dibangun tak jauh dari pantai agar dapat maksimal dipakai nelayan," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung, Edarwan. (*)
0 Response to "Bantu Nelayan, Pemprov Lampung Bangun 162 Rumah di Pesisir Barat dan Mesuji"
Post a Comment