Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Gubernur Lampung Mendeklarasikan Provila Diapresiasi Menteri PPPA, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Gubernur Lampung Mendeklarasikan Provila Diapresiasi Menteri PPPA kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Gubernur Lampung Mendeklarasikan Provila Diapresiasi Menteri PPPA mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Kebijakan Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo, mendeklarasikan Lampung sebagai Provinsi Layak Anak (Provila) diapresiasi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise.
"Ini menunjukkan pemerintah daerah hadir membangun anak untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak. Membangun anak berarti dua sisi, yaitu pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak," kata Menteri Yohana, dalam keterangannya yang diterima Rabu.
Perlindungan anak, kata Menteri, merupakan amanat Konvensi Hak Anak yang diratifikasi melalui Kepres 36 Tahun 1990. Sejak saat itu Indonesia mendukung gerakan dunia untuk menciptakan World Fit For Children (Dunia yang layak bagi anak. Gerakan ini diwujudkan dalam bentuk Indonesia Layak Anak (Idola) 2030.
Pada kampanye Bersama Lindungi Anak (Berlian) dan penandatanganan komitmen Gubernur, Bupati, dan Wali Kota sebagai inisiator Provila dan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) se-Provinsi Lampung di Balai Keratun, Selasa kemarin, yang diikuti 400 anak SD, SMP, dan SMA itu, Menteri Yohana menyampaikan setiap anak memiliki hak yang layak.
"Setiap anak memiliki hak sipil dan kebebasan yaitu semua anak harus memiliki akta kelahiran yang harus disediakan gratis," kata Menteri Yohana.
Selain itu, memperoleh tempat Informasi Layak Anak (ILA) dan menekankan lingkungan keluarga adalah pengasuh utama dan pertama. Anak-anak berhak memperoleh kesehatan dan kesejahteraan. Kemudian, pendidikan layak dan tidak boleh ada anak putus sekolah.
“Kementerian siap mendampingi mempersiapkan kabupaten/kota layak anak. Ada beberapa penghargaan kami berikan bila indikator tertentu dicapai. Dimulai dengan pengharggaan pratama, setelah itu madya dan nindya serta utama. Baru bisa dikatakan layak anak,” ujar Yohana.
Salah satu indikatornya, pengasuhan anak melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspangga). Harus dibuat sekolah ramah anak dan puskesmas ramah anak. "Itu semua adalah upaya untuk meningkatkan level kabupaten/kota," kata Menteri.
Di sisi lain Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, diwakili Sekda Sutono menyampaikan, program KLA ini diharapkan mampu mengurangi permasalahan anak seperti kekerasan dan kejahatan seksual.
“Tindak Kekerasan pada anak di Lampung masih tinggi. Pemerintah daerah harus melakukan upaya menekan tindak kekerasan itu dengan cara menjadi KLA," jelas Sutono.
Terlebih kondisi geografis Lampung sebagai pintu gerbang Sumatera sekaligus penyangga Jakarta, sehingga membutuhkan penanganan ekstra pembinaan dan fasilitas agar anak dapat hidup layak.
"Salah satu upaya yang dilakukan Pak Gubernur Ridho adalah mempersiapkan Enggal Elephant Park sebagai salah satu tempat untuk bermain anak di Bandarlampung,” ujar Sutono. (*)
0 Response to "Gubernur Lampung Mendeklarasikan Provila Diapresiasi Menteri PPPA"
Post a Comment