Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Heboh Pencurian Tali Pocong, Mayatnya Muncul di Atas Tanah Hingga Menggemparkan Warga Sekitar, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Heboh Pencurian Tali Pocong, Mayatnya Muncul di Atas Tanah Hingga Menggemparkan Warga Sekitar kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Heboh Pencurian Tali Pocong, Mayatnya Muncul di Atas Tanah Hingga Menggemparkan Warga Sekitar mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
Adalah makam Nurlela (17) yang dibongkar orang tak dikenal. Ironisnya, para pelaku membongkar makam hanya untuk mencuri tali pocong jenazah.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar Cirebon (Jawa Pos Group), pertama kali yang melihat makam Nurlela dalam keadaan rusak adalah Suharwo (63), warga desa setempat yang ketika itu hendak memindahkan ayam peliharaannya ke areal makam.
“Pagi sekitar jam 08.00 WIB, saya biasa mau pindahan ayam saya di sekitar makam. Setelah sudah dekat makam, kaget lihat makam sudah dalam kondisinya rusak, bahkan jenazahnya juga terlihat. Lalu saya laporkan ke warga lainnya dan polisi, termasuk keluarga pemilik makam,” ujar Suharwo kepada Radar Cirebon, kemarin (6/8).
“Meninggalnya Jumat siang (5/8), lalu dikuburkannya sore hari. Eh, besok paginya (kemarin, red) saya lihat sudah rusak. Pelaku pembongkaran makam rupanya mencuri tali pocong jenazah,” ungkap Suharwo.
Masih kata Suharwo, pihak kepolisian dari Polsek Susukan datang ke TKP dan mengecek kondisi makam yang dirusak tersebut.
“Polisi juga pada datang mengecek, dan kita tanya sesepuh desa apa perlu jenazah dimandikan ulang atau tidak, ternyata tidak. Ya kita langsung perbaiki lagi makamnya seperti semula lagi,” katanya.
Dirinya mengungkapkan, peristiwa pembongkaran dan pencurian tali pocong jenazah itu baru kali pertama terjadi di desanya. Sebelum-sebelumnya tak pernah terjadi. Makanya warga begitu heboh dengan peristiwa tersebut.
“Dulu-dulu sih nggak ada peristiwa ini. Sepertinya pelaku mencuri tali pocong untuk ilmu hitam atau pesugihan,” ucapnya.
Warga lainnya, Sutini kepada Radar Cirebon menduga, pembongkaran makam tersebut terjadi pada Sabtu dini hari (6/8).
“Sepertinya mereka beraksi bongkar makam sekitar jam 02.00 atau 03.00 WIB. Tapi, kami yang tinggal di sekitar makam tidak melihat ada orang yang mencurigakan,” tuturnya.
0 Response to "Heboh Pencurian Tali Pocong, Mayatnya Muncul di Atas Tanah Hingga Menggemparkan Warga Sekitar"
Post a Comment