Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Jalur Kereta Api Ringan di Sumsel Dikerjakan Sesuai Tahapan Pengerjaan, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Jalur Kereta Api Ringan di Sumsel Dikerjakan Sesuai Tahapan Pengerjaan kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Jalur Kereta Api Ringan di Sumsel Dikerjakan Sesuai Tahapan Pengerjaan mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
SUMSEL, LAMPUNGUPDATE.COM - Jalur kereta api ringan atau LRT mulai dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II hingga kawasan Jakabaring Palembang pengerjaannya sesuai tahapan sehingga akan selesai tepat waktu pengerjaannya.
"Pembangunan LRT sepanjang 23 kilometer itu terus kami awasi. Walaupun sampai saat ini belum ada kendala, sebab pemprov rutin menerima laporan perkembangan pengerjaan jalur kereta api ringan tersebut, kata Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, di Palembang, Jumat.
Alex menjelaskan, jalur kereta yang menggunakan anggaran Pemerintah Pusat dengan nilai investasi sekitat Rp12,5 triliun tersebut akan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games di DKI Jakarta dan Palembang pada 2018.
Pembangunan kereta api ringan tersebut merupakan salah satu sarana angkutan bagi peserta yang akan bertanding pada pesta olahraga internasional mendatang, ujar dia.
"Jadi untuk tahap awal ini jalurnya baru menghubungkan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II menuju kawasan olahraga Jakabaring Palembang," kata gubernur.
Menurut dia, kereta api ringan itu memiliki 13 stasiun dan dari tempat pemberhentian tersebut melalui beberapa pasar modern yang ada di Kota Palembang. Pasar modern yang dilalui, antara lain Palembang Ikon dan Pusat Perbelanjaan (Mal Ogan Permata Indah) Jakabaring Palembang.
Selain untuk angkutan massal, kereta api ringan tersebut juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk melihat tempat wisata. Karena jalur kereta tersebut juga melalui tempat wisata di Kota Palembang seperti Jembatan Ampera, Sungai Musi termasuk kawasan Benteng Kuto Besak.
"Saya mengimbau semua pihak agar mendukung pembangunan tersebut sehingga dapat berjalan lancar," ujar Alex Noerdin. (*)
0 Response to "Jalur Kereta Api Ringan di Sumsel Dikerjakan Sesuai Tahapan Pengerjaan"
Post a Comment