Kapolda Lampung Serukan Anti Radikalisme di Hari Sumpah Pemuda

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kapolda Lampung Serukan Anti Radikalisme di Hari Sumpah Pemuda, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kapolda Lampung Serukan Anti Radikalisme di Hari Sumpah Pemuda kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kapolda Lampung Serukan Anti Radikalisme di Hari Sumpah Pemuda mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM – Kapolda Lampung, Injen Pol Suroso Hadi Siswoyo, menyampaikan orasi kebangsaan dengan menyerukan anti radikalisme di peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928.

Dalam orasinya, Kapolda menjelaskan tentang radikalisme, yakni faham yang dianut kelompok garis keras yang cenderung dalam aksinya berdampak pada gangguan keamanan serta keselamatan bangsa.

“Untuk dapat mencegah berkembangnya faham radikal dan deteksi dini adanya kelompok radikal, terlebih dahulu kita harus tahu bagaimana faham tersebut dan kecenderungan kelompok yang menganutnya,” ujar Kapolda Lampung, Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo, dihadapan puluhan ribu Mahasiswa Lampung, Sabtu.

Peringatan yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Kampus UIN Raden Intan Lampung merupakan cara Pemerintah Provinsi Lampung merefleksikan 89 tahun Sumpah Pemuda, yang dihadiri Rektor Universitas Lampung Prof DR Ir Hasriadi Mat Akin, MP. Ketua DPRD Lampung, Danrem 043 Garuda Hitam, Danlanud Pangeran M Bun Yamin.

Hadir pula Kepala Inspektorat Provinsi Lampung M Syaiful Dermawan ,para Rektor dan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan swasta se-Lampung, unsur Forkopimda seluruh Provinsi Lampung, para tokoh perwakilan seluruh agama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Gerakan Kebangsaan dalam Kuliah Umum Akbar ini murni sebagai aksi penolakan terhadap gerakan kelompok intoleran yang mengganggu serta merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu, deklarasi tidak ditujukan pada aliran maupun kelompok tertentu.

Suasana kebangsaan dan Nasionalisme pun bergema dihadapan sekitar 20ribuan Mahasiswa Lampung yang terdiri dari perwakilan seluruh Kampus se Provinsi Lampung yang memiliki semangat anti radikalisme. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kapolda Lampung Serukan Anti Radikalisme di Hari Sumpah Pemuda"

Post a Comment