Kementerian PUPR Susun Kajian Dampak Positif Kegiatan Proyek Infrastruktur

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kementerian PUPR Susun Kajian Dampak Positif Kegiatan Proyek Infrastruktur, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kementerian PUPR Susun Kajian Dampak Positif Kegiatan Proyek Infrastruktur kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kementerian PUPR Susun Kajian Dampak Positif Kegiatan Proyek Infrastruktur mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono

BEKASI, LAMPUNGUPDATE.COM - Terhadap peningkatan laju perekonomian di daerah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyusun kajian terkait dampak positif dari rangkaian kegiatan proyek infrastruktur di Indonesia.

"Untuk bisa melihat ke depannya bagaimana pergerakan lajut perekonomian daerah bisa terdongkrak, kami sedang susun kajian dampak infrastruktur pada tahun ini," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, di Bekasi, Jawa Barat, Minggu.

Menurutnya, dampak positif yang kini sudah termonitor, di antaranya penyerapan tenaga kerja dalam pelaksanaan proyek infrastruktur di sejumlah daerah.

"Bisa kita lihat, bagaimana para kontraktor menyerap lapangan kerja untuk menggarap proyek infrastruktur mereka di lapangan. Jumlahnya sangat besar sekali," ujarnya.

Basuki Hadimuljono menjelaskan, industri infrastruktur saat ini sedang berkembang pesat. Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menggenjot pembangunan infrastruktur pada tiga tahun terakhir juga telah menggairahkan kembali kalangan industri infrastruktur dalam mengembangkan bisnisnya.

Basuki mengatakan, dampak positif pada perkembangan ekonomi masyarakat lewat konektivitas infrastruktur akan bisa termonitor bila seluruh proyek tersebut rampung dikerjakan.

Ia mencontohkan, proyek pembangunan light rapid transit (LRT), jalan tol layang (elevated) Jakarta-Cikampek dan kereta cepat Jakarta-Bandung di lintasan Tol Jakarta-Cikampek diproyeksikan selesai pembangunannya paling lambat 2019.

Oleh karena itu, ia mengemukakan bahwa pada 2020 pembangunan infrastruktur itu membangkitan ekonomi di sekitar lokasi proyek akan terpantau melalui pergerakan distribusi barang dan kelancaran arus lalu lintas di sekitarnya. "Kami menargetkan sampai Desember 2017 hasilnya mulai bisa termonitor," jelasnya. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kementerian PUPR Susun Kajian Dampak Positif Kegiatan Proyek Infrastruktur"

Post a Comment