Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kisah Pilu: Hanya Setengah Jam Jadi Suami, Ceraikan Istri Usai Akad Hanya Gara-Gara Hal Sepele Ini..., yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kisah Pilu: Hanya Setengah Jam Jadi Suami, Ceraikan Istri Usai Akad Hanya Gara-Gara Hal Sepele Ini... kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kisah Pilu: Hanya Setengah Jam Jadi Suami, Ceraikan Istri Usai Akad Hanya Gara-Gara Hal Sepele Ini... mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
Boii mengakui bila pada saat itu satu pernikahan yang terjadi bukanlah selesai bahagia tetapi jadi event yang paling menyedihkan yang selama ini tidak pernah dia saksikan.
Boii Amani Hashim membagikan pengalamannya ini dilaman Facebooknya. Dalam ceritanya, Boii menceritakan sebuah kisah pernikahan yang cuma 1/2 jam di mana mempelai pria pilih untuk segera menceraikan istrinya, 1/2 jam sesudah akad nikah gara – gara mas kawin yang tidak sesuai permintaan pihak mempelai wanita.
Dalam pernikahan itu, sang pengantin pria sudah setuju berikan mas kawin senilai RM 22. 222, 22 atau sekitaran Rp 75 juta. Akad nikah juga dilakukan dalam sekali lafal dan pernikahan itu menjadi sah.
Namun salah satu hal yang paling menyedihkan yaitu sesudah bingkisan mas kawin telah beralih tangan, dari keluarga pengantin pria ke keluarga pengantin wanita. Tiba – tiba saja pihak pengantin wanita langsung bikin keributan lantaran mas kawin yang dihantarkan tidak sesuai jumlahnya.
Mendengar keributan itu, pengantin permepuan juga bangkit dari duduknya. Dengan nada suara tinggi, dia bertanya pada lelaki yang barusan menikahinya, kenapa kurang seribu.
“Sudah tahu tidak miliki cukup duit, namun kenapa begitu gatal menginginkan menikah, ” bertanya keluarga pengantin wanita.
Ucapan dari pihak pengantin wanita itupun segera menusuk hati mempelai pria sampai bikin matanya berkaca-kaca, dia tetap berusaha tersenyum.
Dengan rasa sedih serta sakit hati yang mendalam usai mendapatkan celotehan yang agak kasar dari pihak mempelai wanita itu, mempelai pria segera mengambil mikrofon dan berkata :
“Baru saja jadi istri tidak hingga 1/2 jam telah seperti ini. ”Sengaja saya kurangi seribu karena ingin lihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa duit kekurangannya itu, ” kata pengantin lelaki itu sambil mengambil gepokan duit dari tas.
“Tak apa-apa lah, ” kata dia, “semua yang ada disini jadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum. ” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lalu pulang.
Perkataan dari mempelai pria ini segera bikin suasana jadi mengharukan. Bahkan banyak tamu undangan yang tersentuh hatinya melihat cerita pernikahan yang demikian dramastis ini.
Kisah pernikahan yang begitu menyedihkan ini pun tersebar luas di media berita Malaysia dan menjadi viral di media sosial.
sumber : http :// palingseru. com
0 Response to "Kisah Pilu: Hanya Setengah Jam Jadi Suami, Ceraikan Istri Usai Akad Hanya Gara-Gara Hal Sepele Ini..."
Post a Comment