Kisah Pilu Sejak Kecil Hingga 10 Tahun Sulami ‘Manusia Kayu’ Asal Sragen Yang Membuat Simpati Dunia

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kisah Pilu Sejak Kecil Hingga 10 Tahun Sulami ‘Manusia Kayu’ Asal Sragen Yang Membuat Simpati Dunia, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kisah Pilu Sejak Kecil Hingga 10 Tahun Sulami ‘Manusia Kayu’ Asal Sragen Yang Membuat Simpati Dunia kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kisah Pilu Sejak Kecil Hingga 10 Tahun Sulami ‘Manusia Kayu’ Asal Sragen Yang Membuat Simpati Dunia mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Nasib malang menimpa seorang wanita 35 tahun asal Desa Mojokerto Kedawung, Sragen, Jawa Tengah. Wanita bernama Sulami ini sudah berpuluh-puluh tahun terbujur kaku di atas kasur. Karena penyakit langka yang dideritanya, ia bahkan mendapat julukan sebagai “manusia kayu”.



Sulami sendiri menderita Ankylosing Spondylitis, yaitu penyakit peradangan kronis genetik yang menyebabkan ruas tulang belakang melekat menjadi satu dan membuat tubuhnya kaku. Penyakit ini ia derita sejak kecil hingga pada usia 10 tahun, seluruh tubuhnya kaku tak dapat digerakkan.
Hingga saat ini, hanya organ di atas leher dan jari-jari tangan saja yang masih dapat digerakkan. Meski demikian, ia tak putus asa dan terus berusaha untuk bergerak. Dengan dibantunenek, saudara dan tetangganya, Sulami berdiri dan berjalan dengan menggunakan tongkat seperti robot.

Kondisi serupa juga pernah dialami oleh saudari kembar Sulami, Paniyem. Sayangnya, ia meninggal dunia pada empat tahun lalu. Pihak keluarga sempat membawanya berobat, namun keterbatasan biaya menghalangi kesembuhannya. Kisah pilu Sulami pun menuai simpati dari netizen dunia.
“Ibuku juga menderita Ankylosing Spondylitis, tapi kami adalah orang Barat jadi dia bisa sembuh. Tapi lihatlah wanita Indonesia ini, ia menderita karena tak ada biaya pengobatan…” tulis seorang netizen dari Daily Mail. “Kasihan sekali, aku saja selalu mengeluh saat punggungku sakit,” tulis yang lain. “Seseorang, tolong bantulah dia,” tulis yang lainnya lagi. (wk/kr)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Pilu Sejak Kecil Hingga 10 Tahun Sulami ‘Manusia Kayu’ Asal Sragen Yang Membuat Simpati Dunia"

Post a Comment