Menteri PPPA Kunjungi Lapas Perempuan Wayhui

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Menteri PPPA Kunjungi Lapas Perempuan Wayhui, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Menteri PPPA Kunjungi Lapas Perempuan Wayhui kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Menteri PPPA Kunjungi Lapas Perempuan Wayhui mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Prof DR Yohana Susana Yembise Dip Apling, MA., mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Bandarlampung, Provinsi Lampung, di Wayhui, Selasa.

Kehadiran Menteri PPPA ke LP Perempuan Wayhui tersebut didampingi oleh Yustin Ficardo, dan kedatangannya langsung diterima Kepala Lapas Perempuan Kelas II Bandarlampung, Sri Astiana. SH., MH.

Sri Astiana kepada Menteri PPPA, Yohana Susana Yembise, melaporkan jumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP), yakni berjumlah 196 orang, dengan rincian 150 orang narapidana, 2 napi di bawah umur, 44 orang tahanan dan 1 orang bayi.

"Para warga binaan selama menjalankan pembinaan, selain melakukan olah raga, juga diberikan berbagai ketrampilan, sehingga setelah selesai menjalankan pembinaan dapat melakukan kegiatan yang positif dan berguna bagi diri sendiri dan orang lain " terang Sri Astina. 



Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung. Yohana menghadiri acara seminar nasional “Membangun Budaya Adil Gender dan Ramah Anak”. Acara berlangsung di Balai Keratun kantor Pemprov Lampung, Selasa pagi.


Dalam acara seminar ini, tampak dihadiri Sekretaris Provinsi Lampung, Sutono, mewakili gubernur Lampung. Hadir juga, Rektor Universitas Lampung Hasriadi Mat Akin, Ketua PKK Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ficardo, ketua KPAI, jajaran Forkopimda Lampung, SKPD terkait, sejumlah organisasi perempuan, lembaga advokasi perempuan Damar, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sutono memaparkan program-program pemerintah Provinsi Lampung, khususnya di bidang perlindungan dan pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak. Misalnya, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung yang akan menjadi rumah sakit ramah anak. Selain itu, pembangunan perpustakaan daerah Lampung yang akan menghadirkan bioskop anak.

Seminar dibuka secara resmi oleh Rektor Unila, Hariadi Mat Akin. Selain seminar, Yohana juga menghadiri acara pertemuan dengan Warga Papua yang berada di Lampung, serta Kampanye BERLIAN (Bersama lindungi anak) yang juga berlangsung di Gedung Balai Keratun. Pada siangnya, Yohana melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Wayhui, berdialog bersama para penghuni lapas. (*)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menteri PPPA Kunjungi Lapas Perempuan Wayhui"

Post a Comment