Pemerintah Bangun Pusat Produksi Garam di Madura dan Kupang

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pemerintah Bangun Pusat Produksi Garam di Madura dan Kupang, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pemerintah Bangun Pusat Produksi Garam di Madura dan Kupang kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pemerintah Bangun Pusat Produksi Garam di Madura dan Kupang mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan

JAKARTA, LAMPUNGUPDATE.COM - Untuk memenuhi kebutuhan garam dalam negeri, pemerintah akan membuat pusat produksi garam di Madura dan Kupang. Sehingga ke depan Indonesia tidak harus kembali impor garam konsumsi.

"Kami sudah lihat komprehensif. Sudah rapat terpadu. Kita selama ini lupa kalau ada Undang-Undang yang menyuruh kita menyiapkan infrastruktur. Jadi, kita siapkan air tua. Nah, kalau kita kasih ke nelayan maka biaya produksinya bisa lebih murah," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu.

Menurut Luhut, dengan adanya pusat produksi garam ini akan membuat cost Rp300-Rp350 bisa kurang. "Nah, ini akan dibuat di Madura dan Kupang. Di Kupang itu hasilnya bisa lebih banyak, karena curah hujan lebih sedikit," jelasnya.

Di Madura, kata dia, ada lahan seluas 100 hektare (ha) dengan penggunaan teknologi BPPT, di mana dalam 4 hari sudah bisa panen garam. Dalam prosesnya, semua hal terkait izin dan lahan sudah beres. Diharapkan dalam pekan ini pembangunan pusat garam bisa segera diselesaikan.

"Kita juga akan ajak swasta untuk masuk. Jadi, PT Garam jangan menjadi importir saja. Tapi, harus bisa pack harga itu Rp800-Rp900 untung buat petani," tandasnya. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemerintah Bangun Pusat Produksi Garam di Madura dan Kupang"

Post a Comment