Pemprov Lampung Kampanyekan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pemprov Lampung Kampanyekan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pemprov Lampung Kampanyekan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pemprov Lampung Kampanyekan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemkab Lampung Selatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengampanyekan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). 

Kampanye Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat ini diisi juga dengan jalan sehat di lapangan PTPN 7 Unit Usaha Pematang Kiwah, Natar, Lampung Selatan, Lampung, Minggu.

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Lampung, Bayana, mengatakan PATBM merupakan program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang dilaksanakan di 34 provinsi dan 168 kabupaten di Indonesia. Tema yang diusung Stop narkoba dan kekerasan seksual anak.

“Bapak Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo menitipkan bahwa masa depan emas generasi penerus bangsa di tangan ibu dan bapak sebagai orang terdekat, sebagai orang pertama yang melindungi anak dan keluarga dari kejahatan narkoba dan kekerasan seksual pada anak," kata Bayana, saat menyampaikan sambutan Gubernur Lampung.

Bayana yang juga mantan Camat Natar itu menjelaskan permasalahan narkoba tidak lagi mengenal batas usia, pendidikan, ekonomi, status sosial, dan jenis kelamin. Kelompok usia terbesar yang menjadi korban adalah remaja dan perempuan yang notabene merupakan aset penerus bangsa. "Jadi, para orang tua harus lebih ekstra waspada mengawasi dan membimbing anak di tempat tinggal dan sekolah," kata Bayana.

Dia semua keluarga yang ada di Natar, Desa Natar menjaga keamanan dan keselamatan anak. Insya Allah bahaya narkoba dan kekerasan seksual pada anak itu bisa kita atasi. Inti dari perlindungan narkoba dan kekerasan seksual ini ada pada keluarga terdekat," kata Bayana yang juga mantan Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Kabupaten Lampung Selatan itu.

Terkait Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, kata Bayana, Indonesia ini ke depan ada di tangan pemuda. Dia mengajak pemuda menghormati simbol simbol negara, bendera, lagu Indonesia Raya, dan lambang negara Pancasila. "Saya berharap orang tua dapat membimbing anak karena tumbuh kembang anak menjadi pejuang dimulai sejak kecil," ujar Bayana.

Acara seperti ini menurut Kepala Desa Natar, Edi Swaspodo, merupakan ketiga kali yang diselenggarakan dalam kurun waktu dua tahun terakhir. "Desa Natar termasuk dalam zona merah dengan kekerasan anak dan narkoba," kata Edi Swaspodo.

Acara dilanjutkan juga diisi pembagian doorprize dari Gubernur Lampung berupa pertanyaan mengenai Pancasila dan Hari Sumpah Pemuda. Pertanyaan ini dimenangkan Dewi Yulisari siswi SDN 4 Natar, Lampung Selatan. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemprov Lampung Kampanyekan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat"

Post a Comment