Presiden Jokowi Minta Panglima TNI Gatot Nurmantyo Tak Berangkat ke AS

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Presiden Jokowi Minta Panglima TNI Gatot Nurmantyo Tak Berangkat ke AS, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Presiden Jokowi Minta Panglima TNI Gatot Nurmantyo Tak Berangkat ke AS kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Presiden Jokowi Minta Panglima TNI Gatot Nurmantyo Tak Berangkat ke AS mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo

JAKARTA, LAMPUNGUPDATE.COM - Presiden Jokowi meminta Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, tidak berangkat ke Amerika Serikat saat melapor penolakan Pemerintah AS atas rencana kunjungan ke negara itu.

"Begitu saya tidak bisa berangkat, saya lapor juga ke Presiden. Presiden mengatakan ya sudah tidak usah berangkat," kata Gatot ditemui wartawan di Istana Negara Jakarta, Selasa.

Gatot menjelaskan, dirinya berangkat AS karena menjalankan perintah Presiden sehingga ia merupakan perwakilan pemerintah. "Begitu saya tidak bisa berangkat saya lapor ke Presiden, lapor ke Menkopolhukam dan Menlu, maka saya tidak boleh berkomentar apa pun juga, tanyalah ke Menlu," katanya.

Ia menyebutkan, kalau ditanya kapan ia akan berangkat lagi ke AS, karena ia sudah melapor, dirinya berangkat hanya atas perintah Presiden. "Tanpa itu, saya tidak punya inisiatif apapun juga sekarang. Jadi, saya tidak boleh memberikan keterangan," katanya.

Ia menyebutkan setelah melapor ke Presiden, ia melapor kepada Menkopolhukam dan ke Menlu. "Kan lapornya ke Presiden dulu, baru ke Menkopolhukam dan Menlu. Sudah ditangani oleh Menlu," katanya.

Dalam kesempatan itu Gatot mengungkapkan rasa kecewanya tidak bisa berkunjung ke AS. "Kalau dikatakan saya kecewa, saya kecewa. Kenapa saya kecewa? Karena saya bersahabat dengan Jenderal Dunford, " katanya.

Ia menyebutkan sebelumnya ia pernah ke AS dan tidak ada masalah. "Pada saat saya ke sana saya coffee morning di rumah Jenderal Dunford yang asri, malamnya diajak dinner yang enak. Lebih luar biasa lagi ada lagu Bengawan Solo yang dinyanyikan prajurit Amerika. Saya ke sana kan mau ketemu juga sama beliau," jelasnya. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Presiden Jokowi Minta Panglima TNI Gatot Nurmantyo Tak Berangkat ke AS"

Post a Comment