Produksi Gas Alam Jambi Alami Peningkatan Capai 21.613 MMBTU

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Produksi Gas Alam Jambi Alami Peningkatan Capai 21.613 MMBTU, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Produksi Gas Alam Jambi Alami Peningkatan Capai 21.613 MMBTU kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Produksi Gas Alam Jambi Alami Peningkatan Capai 21.613 MMBTU mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


JAMBI, LAMPUNGUPDATE.COM - Realisasi lifting atau rata-rata produksi gas alam di Provinsi Jambi pada triwulan II-2017 mencapai 21.613 million metric british thermal unit (MMBTU).

"Jumlah realisasi lifting gas alam tersebut mengalami peningkatan dari realisasi pada triwulan sebelumnya yang hanya mencapai 18.682 MMBTU," kata Kepala Seksi Migas pada Dinas ESDM Provinsi Jambi, Melinda Bilzar, di Jambi, Jumat.

Realisasi lifting gas alam itu, kata dia, belum mencapai dari target rencana atau prognosa APBNP 2017 sebanyak 77.294 MMBTU. Penghitungan realisasi lifting gas alam selama triwulan II atau periode April-Juni 2017 itu dilakukan oleh pemerintah pusat yang kemudian hasil penghitungan disampaikan ke Pemda yang menjadi daerah penghasil gas alam.

"Penghitungan data realisasi lifting gas triwulan I 2017 ini tertuang pada berita acara dan disusun oleh berbagai pihak berdasarkan hasil laporan dari KKKS dan SKK Migas," jelas dia.

Hasil lifting tersebut, ujar Melinda, selanjutnya disampaikan kepada Kementerian Keuangan untuk dipergunakan sebagai dasar acuan penghitungan dan penyaluran dana bagi hasil (DBH) sumber daya alam dari sektor migas tahun 2017 bagi daerah penghasil.

Sesuai dengan peraturan imbangan yakni 69,5 persen untuk pemerintah pusat dan 30,5 persen untuk pemerintah daerah yang menjadi penghasil.

Kemudian bagian daerah itu masih dibagi dengan rincian enam persen untuk pemerintah provinsi dan 12 persen untuk kabupaten/kota penghasil. Kemudian 12 persen lagi untuk kabupaten/kota lainnya dan 0,5 persen untuk alokasi anggaran pendidikan dasar.

Di Provinsi Jambi, terdapat empat daerah yang menghasilkan gas alam, yakni Kabupaten Tanjungjabung Timur dengan realisasi 3.778,06 MMBTU, Tanjungjabung Barat sebanyak 17.575,91 MMBTU, Muarojambi sebanyak 250,44 MMBTU dan Kabupaten Sarolangun sebanyak 8,75 MMBTU. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Produksi Gas Alam Jambi Alami Peningkatan Capai 21.613 MMBTU"

Post a Comment