Tambah Anggaran, Gubernur Ridho Naikkan Target Jalan Mantap Jadi 77 Persen

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Tambah Anggaran, Gubernur Ridho Naikkan Target Jalan Mantap Jadi 77 Persen, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Tambah Anggaran, Gubernur Ridho Naikkan Target Jalan Mantap Jadi 77 Persen kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Tambah Anggaran, Gubernur Ridho Naikkan Target Jalan Mantap Jadi 77 Persen mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menaikkan target jalan mantap di akhir 2017 dari semula 75% menjadi 77%. Kenaikan itu seiring penambahan anggaran pembangunan yang semula Rp672 miliar bertambah Rp455 miliar pada Perubahan APBD Provinsi Lampung 2017. Sehingga total anggaran perbaikan jalan di 2017 mencapai Rp1,127 triliun.

Semula, pada APBD 2017 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menargetkan kemantapan jalan provinsi sepanjang 1.269,95 kilometer. Namun tingginya permintaan atas perbaikan jalan, kata Gubernur Ridho, membuat Pemprov menambah target pembangunan.

"Pemprov merespon semua permintaan perbaikan jalan yang menjadi kewenangan secara bertahap hingga 2019. Prioritasnya pada jalan yang rusak parah. Pengerjaannya sebagaian dengan rigid atau beton," kata Gubernur Ridho, Rabu.

Jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Lampung membentang mulai dari ruas jalan Gayam-Ketapang di Lampung Selatan sampai ruas Jalan Brabasan-Wiralaga di Mesuji. Sebagian besar jalan yang dianggarkan di 2017, hingga Oktober pengerjaannya mencapai 90%. Bahkan ada yang mencapai 100%.

Gubernur Ridho mengakui banyak mendapat permintaan perbaikan jalan baik langsung maupun melalui media sosial. Untuk itu, melalui Dinas PUPR, Gubernur meminta agar memprioritaskan jalan provinsi yang banyak dikeluhkan masyarakat.

Salah satunya ruas Metro–Tanjungkari, Lampung Timur, yang sempat viral di media sosial sebagai jeglongan sewu. Ruas jalan ini dikerjakan dalam tiga paket dan selesai satu paket. Kemudian, ruas Jalan Simpang Korpri–Sukadamai, Lampung Selatan, sebagai akses menuju Metro yang selesai 100%.

Prioritas lain yang dikebut Pemprov, kata Kepala Dinas PUPR Provinsi Lampung, Budhi Darmawan, yakni menembus isolasi menuju Suoh, Lampung Barat. Tahun ini, Pemprov membangun jalan sepanjang 33,628 km dengan dana Rp22 milliar untuk menangani 3,8 km rigid, tiga box culvert, dan satu bronjong. "Kini, jalan menuju Suoh tidak perlu lagi harus terjerembab ke lumpu sedalam satu meter karena telah mulus," kata Budhi.

Pihaknya juga memprioritas penanganan jalan Pugungraharjo–Jabung (Lampung Timur), dan Simpangrandu–Seputihsurabaya (Lampung Tengah). Negara Ratu-Simpang Tujok dan Kotabumi-Ketapang. "Pekerjaan jalan tersebut hampir rampung 100% dan dilanjutkan dengan dana Perubahan APBD," kata Budhi.

Perbaikan juga tengah berlangsung di ruas jalan Seputih Surabaya–Sadewa (Lampung Tengah), Penumangan–Unit VI (Tulangbawang Barat), Pakuan Ratu–Bumiharjo (Way Kanan), Simpang Pematang–Brabasan (Mesuji), dan Brabasan–Wiralaga (Mesuji). Dalam mendukung akses ke destinasi wisata, Pemprov juga membeton ruas jalan Padangcermin-Kedondong dan Padangcermin–Simpang Teluk Kiluan. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tambah Anggaran, Gubernur Ridho Naikkan Target Jalan Mantap Jadi 77 Persen"

Post a Comment