Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Tanaman Sela di Peremajaan Sawit Tambah Pendapatan, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Tanaman Sela di Peremajaan Sawit Tambah Pendapatan kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Tanaman Sela di Peremajaan Sawit Tambah Pendapatan mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
SUMSEL, LAMPUNGUPDATE.COM - Peremajaan kelapa sawit harus diselingi tanaman sela supaya petani secara rutin panen sehingga pendapatan bertambah.
"Menunggu sawit panen petani bisa menikmati tananan sela supaya produksi berpariasi," kata Presiden Joko Widodo saat peresmian dan tanam perdana peremajaan kelapa sawit di Desa Panca Tunggal, Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel, Jumat (13/10/2017).
Menurut Presiden, setelah peremajaan kelapa sawit berjalan maka perlu diteruskan untuk komoditi lainnya. Tanaman tumpang sari itu bisa berupa jagung dan kedelai atau tumbuhan yang cocok lainnya.
Presiden menambahkan, dalam peremajaan dan tumpang sari itu pemerintah akan membantu. Bibit antara lain akan dibantu Menteri Pertanian supaya produksi perkebunanan semakin bertambah.
Mengenai peremajaan tersebut, jelas dia, bukan hanya kelapa sawit dan akan dikembangkan dengan komoditi lainnya. Peremajaan juga akan dilanjutkan untuk perkebunan karet, kopi, cacao, tembakau, dan sebagainya.
"Negara Indonesia merupakan wilayah yang subur dan makmur sehingga perlu terus digali," kata dia.
Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, tidak sekedar bantuan bibit kelapa sawit Menteri Pertanian juga akan membantu bibit jagung dan kedelai.
"Ini berarti akan menjadi penghasilan tambahan bagi petani sekaligus meningkatkan kesejahteraan," jelas menteri.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyebutkan, pihaknya siap membantu bibit unggul supaya produksi meningkat. "Hal ini karena merupakan komitmen pihaknya supaya petani semakin sejahtera," ujarnya.
Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex mengatakan, daerahnya sangat potensial untuk perkebunan karena wilayah cukup luas. Musi Banyuasin juga memiliki perkebunan karet yang dimiliki rakyat selain kelapa sawit.
"Dengan kehadiran Presiden sekaligus peresmian peremajaan perkebunan kelapa sawit ini maka kesejahteraan petani semakin baik," ucapnya.
Dia mengatakan, program peremajaan kelapa sawit ini juga merupakan langkah strategis untuk penerapan prinsip perkebunanan berkelanjutan. Pihaknya telah memulai langkah tersebut dengan menerapkan prinsip berkelanjutan yang ramah lingkungan dan memperhatikan aspek sosial. (*)
0 Response to "Tanaman Sela di Peremajaan Sawit Tambah Pendapatan"
Post a Comment